BOGOR TODAY – Pesan berantai terkait penutupan kantor Kecamatan Bogor Barat beredar luas di aplikasi perpesanan WhatsApp. Bahkan, dalam informasi tersebut tertanda Humas Kecamatan Bogor Barat.

Dalam pesan tersebut dituliskan bahwa selama 14 hari kedepan kantor Kecamatan ditutup karena salah satu staf dinyatakan positif Covid-19.

“Assalamualaikum w.w. Mohon ijin Selama 14 hari kedepan di sarankan tidak ke Sekertariat / Kantor Kecamatan Bogor Barat. Karena sedang Isolasi. Kasi Kemas baru Bu Yanti ( Mutasi dari Tanah Sareal yang baru / pelantikan tanggal 10 Agustus 2020 ) Positif Covid-19. Demikian kami sampaikanTerimakasih Humas camat bgr brt,” begitu isi informasi yang beredar.

Dikonfirmasi, Camat Bogor Barat, Juniarti Estiningsih memastikan kabar tersebut tidak benar. Ia mengaku bahwa saat ini Kecamatan Bogor Barat tetap memberikan pelayanan seperti biasanya.

Dengan demikian, Juniarti menuturkan, dirinya masih melacak pengirim pesan kabar bohong tersebut. “Kita coba lacak itu yang menyebarkanya,” tukas dia, Kamis (13/8/2020).

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membenarkan adanya salah satu staf di Kecamatan Bogor Barat yang positif Covid-19.

Terkait perihal pelayanan di Kecamatan Bogor Barat, Dedi menerangkan memang ada beberapa pelayanan yang terhenti.

“Hanya beberapa pelayanan saja yang terhenti. Bukan ditutup. Yang bersangkutan baru dilantik tanggal 10, dan selama beberapa hari terakhir belum aktif ke kecamatan maka hanya sebagian unit untuk sementara tidak melaksanakan pelayanan,” tukasnya. (Bambang Supriyadi)