BOGOR TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hari ini serentak memperingati Hari Cuci Tangan se-Dunia. Kota hujan yang terdiri 6 kecamatan itu semuanya ikut melakukan aksi cuci tangan di masing-masing wilayahnya, seperti halnya di Kecamatan Bogor Selatan.

Kecamatan yang dikomandoi Camat Hidayatulloh itu pun melaksanakan aksi yang sama di sejumlah kelurahan dan dirinya menghadiri di Kelurahan Pakuan. Aksi cuci tangan pakai sabun tersebut diikuti puluhan anak sekolah dan masyarakat sekitar, termasuk pengurus RT dan RW setempat.

Hidayatulloh mengatakan, peringatan hari cuci tangan sedunia ini Kecamatan Bogor Selatan memilih beberapa kelurahan yang lokasinya berdekatan, seperti Bondongan, Empang, Lawanggintung, Pakuan dan Muarasari.

“Nah, saya datang di peringatan hari cuci tangan sedunia di Kelurahan Pakuan itu karena kebetulan di sini ada kegiatan yang berbarengan yaitu kegiatan bakti sosial dari CSR-nya Wuling Motor yang dilaksanakan oleh rumah zakat. Kemudian saya juga memberikan apresiasi kepada pelaku ekonmi dalam rangka giat kemanusiaan di wilayah Bogor Selatan ini,” kata Hidayatulloh kepada BogorToday, Kamis (15/10/2020).

Ia pun berpesan bahwa cuci tangan memakai sabun itu merupakan seuatu kewajiban dan harus dibiasakan setiap hari. Artinya, aksi cuci tangan itu jangan hanya di hari ini atau di moment peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia saja. Selain itu, membiasakan juga menjaga pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti menjaga jarak, dan memakai masker.

“Protokol kesehatan itu merupakan suatu keharusan yang harus dilakukan oleh semua, baik aparat wilayah maupun masyarakat. Kemudian, kita juga harus memberi motivasi kepada warga yang terkonfirmasi. Artinya, jangan dijuahi atau mengucilkan mereka justru kita harus beri motivasi untuk kelancaran saat melakukan kesembuhan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Lurah Pakuan Arief Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Camat Bogor Selatan yang sudah berkenan menghadiri pelaksanaan gerakan cuci tangan sekaligus membuka kegiatan pengobatan gratis yang dilakukan oleh teman-teman rumah zakat.

“Secara pribadi saya ucapkan terima kasih ke pak Camat karena beliau sudah hadir di dua kegiatan yang kebetulan berbarengan di wilayah kami yang terletak di RW05,” ucapnya.

Arief menambahkan, tingkat kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan sudah mulai membaik. Artinya masyarakat yang ada diwilayahnya itu kini selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Ya, alhamdulillah sekarang kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan mengalami peningkatan. Ditambah lagi kan diwilayah kami ada warga yang terpapar positif, jadi masyarakat sekarang betul-betul sudah menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya. (Heri)