Untitled-11BOGOR TODAY – Warga Ja­lan Surya Kencana (Surken), Kota Bogor, bergotong royong melakukan pengecatan ulang toko-toko milik mereka. Pena­taan kawasan Pecinan sebagai Kota Pusaka ini mendapat apr­esiasi dari warga.

Kemarin, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, bertan­dang ke kawasan Surken. “Kita sedang meninjau titik-titik mana saja yang harus dirapikan, sekaligus melaku­kan komunikasi dengan Ko­munitas Vihara dan Penyewa Toko di area ini,” kata Bima, kemarin.

Menurut Bima, pekerjaan ini dimulai dari beberapa hari yang lalu, diawali dengan pem­bangunan gerbang Lawang Surya Kencana, kemudian saat ini berlanjut dengan penge­catan beberapa toko disebrang kawasan Vihara Danagun dan pembangunan taman tepat didepan Vihara, tiga elemen yang terlibat dalam penataan Surken ini, diantaranya; Komu­nitas Vihara Danagun, Warga Penyewa Kios dan Pemerintah Kota Bogor. “Ini adalah sebagai bentuk uji coba antara Komu­nitas Vihara, Warga sekitar Surken dan Pemerintah Kota Bogor,” kata Bima.

Di sela kunjugannya, Bima mengingatkan kepada beber­apa pedagang yang berjualan agar tidak berdagang dika­wasan Surken lagi, Pembuan­gan Air Conditioner (AC) yang terletak didepan salah satu Toko pun tak luput dari pengli­hatannya saat berkunjung keka­wasan ini. “Nanti tidak ada lagi yang boleh berjualan, parkir dan saluran pembuangan AC yang terletak didepan toko harus dipindahkan kebagian belakang toko agar kawasan ini terlihat cantik oleh pengguna jalan,” tambah Bima.

Bima menegaskan, pi­haknya telah meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Lalu Lintas Ang­kutan Jalan (DLLAJ) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga kebersihan, mengatur angkot-angkot yang bandel dan menjaga kawasan Surken dari pedagang. “Kita akan perintahkan Dinas ter­kait agar daerah ini menjadi kawasan tertib kebersihan, be­bas macet dan bebas dari peda­gang, untuk merealisasikan program kawasan Pecinan agar memiliki identitas yang kuat,” pungkas Bima.

Politikus PAN itu juga men­gungkapkan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penataan daerah Surken dan merambat kedaerah Jalan Otista nantinya. “Kita laku­kan secara bertahap dan fokus kepada Surken terlebih dahulu dan tidak sembarangan warna cat yang digunakan disini, se­tiap warna ada maknanya saat Kang Mardilin (Pembuat Desain) memberitahukan kepada saya,” pungkasnya.

(Abdul Khadir Basalamah)

loading...