CIBINONG TODAY – Pasca ditetapkan sebagai bencana nasional dan merebaknya pandemi corona virus desease atau covid-19, sejumlah hotel di Kabupaten Bogor tutup sementara. Penutupan hotel ini dilakukan atas inisiatif para pengusaha hotel.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo mengatakan bahwa masing-masing pemerintah daerah mengimbau kepada masyarakatnya untuk tidak keluar rumah. Kondisi itu membuat hotel-hotel di wilayah Kabupaten Bogor sepi pengunjung.

Selain itu, hotel-hotel ini memilih tutup juga sekaligus melakukan pencegahan agar hotel-hotel ini tidak terpapar virus corona.

“Iya, di Kabupaten Bogor sudah ada 43 hotel yang menyatakan tutup sementara. Jika melihat dari kondisi yang ada sekarang, kemungkinan masih bisa bertambah,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).

Menurut dia, hal ini merupakan tanggung jawab bersama bahwa seluruh pihak harus berperan aktif dalam penanganan dan meminimalisir penyebaran.

“Temen-temen pengusaha hotel juga sudah tahu itu makanya pada inisiatif tutup. Kalau ada yang dateng kan gak tahu bawa penyakit atau tidak, mendingan ditutup itu salah satunya kita antisipasi,” ungkap Budi.

Untuk informasi, jumlah pasien positif terpapar virus corona di Kabupaten Bogor hingga kemarin, Senin (23/3/2020), pukul 20.00 WIB tercatat 133 Orang Dalam Pantauan (ODP). 90 di antaranya sudah selesai penanganan.

Sedangkan untuk katagori PDP, jumlahnya mencapai 40 orang. 18 di antaranya sudah selesai penanganan. Dan untuk yang positif corona berjumlah enam orang dan satu diantaranya meninggal dunia. (Bambang Supriyadi)