CIBINONG TODAY – Masa kontrak Rumah Makan (RM) Mang Kabayan di Jalan Tegar Beriman, Cibinong tinggal satu bulan lagi. Agustus mendatang, rumah makan yang berada di kawasan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor itu, akan habis.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Bogor Iman Budiana mengatakan, perpanjangan kontrak RM Mang Kabayan tergantung dari Bupati yang baru saat ini.

“Masa habisnya nanti Agustus, sekarang kita sedang membuat kajian dengan Bupati, apakah diperpanjang atau tidak. Nanti yang memutuskan itu Bupati,” kata Iman.

RM Mang Kabayan sendiri diketahui dibangun pada periode Bupati Nurhayanti. Saat itu, berdasarkan informasi yang didapat, Bupati Nurhayanti sempat tidak setuju, namun karena investor telah menginvestasikan uangnya untuk rumah makan tersebut, Nurhayanti mengambil kebijakan, mengijinkannya bediri hingga masa kepemimpinannya berakhir dan tidak memperpanjangnya setelah itu.

Rumah makan ini pun bukannya berjalan mulus, pada awal pembangunannya sempat menuai banyak polemik. Karena diduga belum mengantongi izin lantaran melanggaran Garis Sempadan Sungai (GSS) Situ Cibinong.

Namun dalam kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah dilanda dilema. Antara aturan izin dan estetika kawasan Pemda. Iman menyebut, lahan tersebut awalnya adalah lahan yang tidak terpakai.

“Namun karena ada rumah makan kabayan, lahan itu jadi terawat. Jadi ada yang mengelolanya, tidak seperti sebelumnya,” kata Iman.

Tak hanya itu, dia mengatakan, keputusan perpanjangan kontrak atau tidak juga berdampak pada kawasan pemda.

“Karena rumah makan kabayan jadi rumah makan yang banyak dikunjungi. Apalagi kalau lagi ada acara di kawasan pemda. Tapi ini tergantung Bupati, memperpanjang kontraknya atau tidak,” ungkap Iman.

Terpisah, General Manager RM Mang Kabayarn, gunawan mengaku tidak tahu menahu soal sewa lahan rumah makan yang bersebelahan dengan danau Cibinong itu, karena dirinya mengaku hanya mengetahui urusan operasional rumah makan saja.

“Kalau saya kurang tahu soal itu. Kita mah operasional saja,” singkat Gunawan. (Firdaus)

loading...