imelda-fransisca-081Penghargaan TOP Property Award 2016 yang diraih Olympic Group, membuktikan perusa­haan milik keluarga Au Bintoro ini semakin diperhitungkan. Di bawah kendali Imelda Fran­sisca, generasi kedua, Olympic Group kian mengukuhkan tekadnya untuk menjadi perusa­haan properti terkemuka di Indonesia.

Oleh : Alfian Mujani
[email protected]

Penghargaan yang diraih di TOP Prop­erty Award 2016 mungkin belum se­berapa. Tetapi saya op­timistis Olympic Group akan tumbuh menjadi perusa­haan property terkemuka,’’ ujar Vice President of Olympic Devel­opment, Imelda Fransisca dalam wawancara khusus dengan Bogor Today di kawasan Industri Olym­pic Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (20/1/2016)

Mantan Miss Indonesia 2005 ini memang sudah sangat siap mengambil alih kendali Olym­pic Group dari tangan Au Bintoro, pendiri dan generasi pertama di pe­rusahaan yang memulai debutnya di industri furnitur itu. ‘’Saya tak ingin menganggap alih generasi ini sebagai beban. Tetapi saya lebih suka melihat sebagai tantangan baru buat saya,’’ ujar sarjana psikologi dari Ohio State University ini.

Imelda memang memiliki modal sosial yang sangat besar untuk bisa mendongkrak Olympic Group dari perusahaan keluarga menjadi peru­sahaan modern yang siap bertarung di pasar bebas ASEAN. Ia adalah pesohor yang juga memiliki pen­galaman bekerja di sebuah media televisi yakni NET TV yang penuh tekanan. Dalam memimpin peru­sahaan sebesar Olympic tentu tak cukup modal ketenaran saja, tetapi juga perlu didukung dengan talenta manajemen dan sebuah tim yang kuat. ‘’Saat ini saya sedang mem­bangun tim internal yang siap ber­saing dalam memasarkan produk property yang kami bikin,’’ ujar Imelda yang didampingi ayahnya, Au Bintoro.

Au Bintoro sendiri tampaknya sudah mempersiapakan Imelda secara matang, baik secara men­tal maupun secara manajerial. ‘’Saya ingin Imelda berpindah po­sisi dari the queen of beauty ke the queen of property,’’ kata Au Bintoro yang tampak sangat opti­mis dan percaya penuh pada gen­erasi penerusnya.

Imelda sendiri tampak sangat menguasai bisnis property yang dipercayakan kepadanya. Misal­nya, dalam soal strategi penjua­lan, dia memiliki banyak cara. Selain memperkuat tim marketing internal, Imelda juga memiliki ja­ringan yang kuat di kalangan agen property nasional dan internasi­onal. ‘’Kita juga masih tetap me­manfaatkan jaringan pasar yang sudah dibangun sama ayah saya,’’ ujarnya.

Selain itu, Imelda juga memi­liki konsep yang jelas dalam mela­hirkan produk property. Sebagai contoh, saat ini dia sedang mem­bangun dan memasarkan cluster warehouse modern di kawasan In­dustri Olympic Sentul.

Kawasan pergudangan modern ini, bukan saja didesain untuk men­jawab kebutuhan hadirnya satu kawasan pergunangan yang sangat aman, tetapi juga sangat smart.

‘’Saya ingin pemilik gudang di ka­wasan Industri Olympic ini benar-benar memiliki jaminan keamanan 24 jam dan bisa mengontrol peker­jaan mereka melalui sistem jarin­gan internet. Ya kawasan pergu­dangan yang benar-benar smart,’’ kata Imelda. Intinya, Imelda ingin membuat semua customernya bisa tidur nyenyak dan tak ribet.

Menurut Imelda, dulu orang ka­lau berbicara property itu selalu bicara lokasi, lokasi, lokasi. Yakni lokasi yang premium dan strategis. Sola lokasi, Olympic sudah lama memilikinya. Kawasan Industri Olympic Sendul berada di mulut Tol Jagorawi dan sangat dekat den­gan Pelabuhan Internasional Tan­jung Priok. ‘’Dari sini ke Pelabuhan Priok mungkin hanya membutuh­kan waktu satu jam sampai satu setengah jam. Waktu tempuh ke pelabuhan yang relatif singkat ini sangat penting bagi dunia indus­tri,’’ ujarnya.