209071TENGGARONG, Today – Semi final Kali­mantan Timur gagal diwujudkan pada turnamen Piala Jender­al Sudirman.

Namun, kedua tim Kaltim, Pusama­nia Borneo FC dan Mitra Kukar mung­kin saja bentrok di partai final jika keduanya bisa lolos dari empat besar.

Hal itu di­harapkan direktur op­erasional Mitra Kukar, Suwanto, bisa diwujud­kan. “Selama ini sepakbola Indonesia identik dengan tim daratan Pulau Jawa dan Papua saja. Masyarakat Indonesia harus tahu di Kaltim ada tim-tim hebat seperti Mitra Kukar dan PBFC,” ungkapnya.

Mitra Kukar bakal menghadapi tim unggu­lan Arema Cronus di ba­bak semi-final. Sementara PBFC mendapat tantangan dari tim penuh kejutan, Semen Padang. Kedua tim asal Kaltim dinilai Suwanto bisa mengatasi lawannya di semi-final nanti.

Suwanto sendiri meni­lai PBFC dan Arema punya kekuatan yang setara. “Yang jelas, Arema dan PBFC sama baiknya. Tim yang sudah melang­kah sejauh ini patut diacungi jempol. Kami yakin lolos ke partai final,” tukas dia.

Tiga Pemain Diwaspadai

Pemain belakang Mitra Kukar, Zulchrizal Abdul Gamal, memusatkan perhatian pada tiga pemain milik Arema Cronus. Seb­agaimana kedua tim bakal bertemu di babak semi-final turnamen Piala Jenderal Sudirman.

Mitra bakal lebih dulu menjamu Singo Edan di Sta­dion Madya Aji Imbut, Sabtu (9/1) malam. Tiga pemain dari Arema yang dinilai Abdul patut diwaspadai antara lain Samul Arif, Dendi Santoso dan Crisitan Gonzales.

“Arema memiliki pemain-pe­main dengan kecepatan luar biasa. Gon­zales, Samsul dan Dendi menjadi pemain kunci, harus diwaspadai karena mereka me­miliki kelebihan dari pemain lainnya,” tutur Abdul dikutip laman Wearema­nia.

Abdul sendiri mengaku be­lum mendapat instruksi khu­sus dari pelatih Jafri Sastra un­tuk mengawal salah satu dari tiga pemain tersebut. Karena skuat Naga Mekes kini masih fokus mengembalikan kebuga­ran.

“Kami masih menunggu strategi yang diinstruksikan pelatih untuk pertandingan melawan Arema, karena fokus­nya sekarang ini lebih untuk mengembalikan kebugaran setelah masa liburan satu pekan lamanya,” tandas­nya.

(Imam/net)