CIBINONG TODAY – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bogor diikuti 20.500 peserta. Rencananya, para peserta CPNS tersebut akan menjalani tes PNS pada bulan Februari 2020.

Bupati Bogor Ade Yasin menyebut, pendaftar CPNS di Kabupaten Bogor merupakan yang terbanyak dibanding daerah lainnya.

Dari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membutuhkan ketersediaan tenaga pengawas.

Ade Yasin mengaku, Pemkab akan berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara maupun Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Untuk pelaksanaan tes nya nanti itu akan dilaksanakan secara bertahap. Karena banyaknya jumlah peserta, juga harus dibarengi dengan anggaran yang besar pula. Itu yang kita tidak sanggup,” kata Ade Yasin, Jumat (29/11/2019).

Menurutnya, dari jumlah sebanyak itu maka Pemkab Bogor harus menyediakan dan menyewa 20.500 unit komputer.

Sementara, Kabid Formasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor Susi Hastuti mengatakan, pelaksanaan tes CPNS secara bertahap itu akan dilaksanakan selama 12 hari.

“Nanti akan dilaksanakan secara bertahap atau selama 12 hari. Perharinya ada lima sesi,” kata Susi.

Pelaksanaan tes itu sendiri sesuai dengan arahan dari BKN, akan dilaksanakan di Stadion Pakansari juga di Sentul International Convention Center (SICC).

“Anggaran yang kita siapkan itu sebesar Rp180 juta. Itu bisa digunakan untuk penyewaan 150 komputer. Kita punya 100 komputer, jadi total nanti ada 250 komputer,” jelas Susi.

Karena ketersediaan komputer hanya 100, maka kami pun menyiapkan anggaran Rp180 juta untuk menyewa 150 komputer lainnya hingga total jumlah komputer untuk Kabupaten Bogor ada 250 unit,” tutur Susi.

Semantara, dari 20.500 peserta yang ikut, Pemkab Bogor hanya diberikan 839 formasi PNS. (Firdaus)

loading...