antarafoto-pohon-tumbang-makan-korban-jaf-261114-2BOGOR TODAY – Kota Bogor yang memfokuskan diri untuk membuat taman-taman diten­gah Kota Bogor mulai menye­suaikan diri dan megantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya yakni pohon tum­bang.

Beberapa kejadian terkena pohon tumbang yang menimpa mobil atau orang yang melintas di Kota Bogor membuat Pem­kot Bogor memutar otak dan mewujudkannya melalui Asur­ansi Kecelakaan Pohon Rawan Tumbang

Kepala Bidang Pertamanan, DKP Kota Bogor, Yadi Cahyadi mengatakan, kebijakan ini di­ambil mengingat rawannya masyarakat kota hujan yang sering menjadi korban pohon ambruk. Ia juga menjelaskan, asuransi ini dapat diklaim me­lalui Dinas Kebersihan dan Per­tamanan (DKP) Kota Bogor.

“Mekanismenya yakni perlu diperhatikan lokasi dari kenda­raan, rumah atau orang yang tertimpa pohon tumbang, apa­bila terletak diwilayah Kota Bo­gor maka bisa diklaim,” terang­nya kepada BOGOR TODAY kemarin.

Ia juga menambahkan, per­syaratan yang perlu ditempuh yakni mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP), ada doku­mentasi kejadian, adanya saksi yang melihat dan mengetahui kejadian ini dan memiliki bukti dari rumah sakit atau bengkel yang terkena musibah tersebut.

“Siapapun WNI yang terkena kejadian itu didalam lokasi Kota Bogor maka kita bisa bantu un­tuk mengklaim asuransi terse­but,” ujarnya.

Ia juga menambahkan angg­aran untuk kejadian ini, Pemkot Bogor mengalokasikan sebesar Rp 135-145 Juta. “Alhamdulillah sejauh ini belum ada yang men­jadi korban pohon tumbang setelah adanya kebijakan ini. Dananya sendiri setiap tahun dari APBD,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada ma­syarakat untuk senantiasi ber­waspada ketika terjadi hujan lebat di Kota Bogor. “Hindarilah pohon-pohon besar di Kota Bo­gor ketika terjadi hujan besar untuk keselamatan diri,” pung­kasnya. (Abdul Kadir Basala­mah)