Home Bogor Raya DOSEN FIPHAL UNIDA BOGOR MELAKUKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI YAYASAN TERMINAL HUJAN

DOSEN FIPHAL UNIDA BOGOR MELAKUKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI YAYASAN TERMINAL HUJAN

0
63

BOGOR TODAY – Dosen Fakultas Ilmu Pangan Halal Memberikan Pelatihan Sistem Jaminan Halal dan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk UMKM Terminal Hujan, Kota Bogor (29/7/2018). Minggu 29 Juli 2018,  Tim dosen Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor melakukan program pengabdian kepada masyarakat kepada UMKM dari Yayasan Terminal Hujan . Bentuk kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah kunjungan ke LPPOM MUI sekaligus pelatihan oleh tim LPPOM MUI yang berkolaborasi dengan Dosen Fakultas Ilmu Pangan Halal Universitas Djuanda Bogor.

Acara ini digagas oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Djuanda Bogor berkerja sama dengan Yayasan Terminal Hujan. Program ini merupakan bagian dari program yang didanai oleh Kemenristek Dikti dengan judul “Pemberdayaan Kelompok Wirausaha Baru Berbasis Pangan Unggulan Lokal Talas dan Nanas Bogor di Sekitar Terminar Baranangsiang, Kota Bogor”. Tim dosen yang terlibat yaitu Rosy Hutami, S.T.P., M.Si, Lia Amalia, ST., SS., MT, dan Siti Aminah, S.Pt., M.Si.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem jaminan halal dan cara produksi pangan yang baik serta memotivasi industri rumah tangga mitra untuk membangun usaha yang halal dan barokah. Peserta dari kegiatan ini terdiri atas masyarakat mitra yang terbagi ke dalam dua kelompok usaha, yaitu usaha snack stik talas bogor dan minuman sari buah nanas bogor.

Melalui kegiatan ini diharapkan industri rumah tangga mitra siap untuk memproduksi pangan dengan baik dan mengimplementasikan sistem jaminan halal pada skala usaha yang mereka miliki. Luaran dari program ini yaitu produk mereka dapat memiliki nomor P-IRT dan tersertifikasi halal. “Jika produk sudah memiliki nomor P-IRT dan sertifikat halal, kepercayaan masyarakat semakin besar sehingga diharapkan segmen pasar dari produk ini pun dapat semakin luas dan meningkat”, ungkap Rosy Hutami selaku ketua pelaksana program. (*)