BOGOR TODAY – Bencana alam banjir dan tanah longsor akibat meluapnya Sungai Cidurian yang terjadi di Kabupaten Bogor, membuat organisasi Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor, tergerak dalam menggalang bantuan untuk meringankan dan ikut merasakan empati kepada korban banjir.

Bantuan yang diberikan berupa pakaian layak pakai, air mineral, makanan kering, sejumlah uang dan obat-obatan yang diserahkan oleh Heni Rizal ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor.

Heni melalui SK DPW Srikandi Pemuda Pancasila Jawa Barat Nomor :046/DPW-JBR/SRIKANDI-PP/V2017 secara langsung memberikan bantuan kepada penduduk di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya didampingi para pengurus DPC dan Unit Kerja Srikandi Pemuda Pancasila Se-Kabupaten Bogor, Jumat 24/1/2020.

“Ini merupakan bantuan tahap I, dikarenakan minggu besok juga akan ada bantuan berikutnya dari jajaran Srikandi Pemuda Pancasila Nasional dan DPW Srikandi Pemuda Pancasila DKI yang akan dilakukan pendampingan oleh DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor ke lokasi-lokasi korban pasca bencana,sebagai sinergitas dan soliditas organisasi Srikandi Pemuda Pancasila,” tutur Heni.

Heni menjelaskan, kegiatan tanggap bencana ini adalah sebagai bentuk kepedulian yang dilakukan organisasi Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor, sebagai organisasi yang independen dan mandiri terhadap lingkungannya.

“Srikandi Pemuda Pancasila sendiri merupaka organisasi bercirikan perempuan yang terbentuk sebagai perwujudan dari amanat Mubes ke IX Ormas Pemuda Pancasila Tahun 2014 di Kota Batu Malang, dan kemudian di Tahun 2015 melalui MUNAS I DPN Srikandi Pemuda Pancasila telah menghasilkan AD/ART organisasi sehingga telah terpisah dari AD/ART yang dimiliki Ormas Pemuda Pencasila, sehingga untuk tingkat kabupaten/Kota, Ketua Srikandi Pemuda Pancasila tidak lagi dipilih dan SK nya tidak lagi diterbitkan oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten/Kota, melainkan DPW Srikandi Pemuda Pancasila yang berkedudukan di Provinsi,” paparnya.

Hal tersebut untuk meluruskan kepada oknum Organisasi Pemuda Pancasila yang melakukan pembodohan kepada anggota dan jauh dari menjalankan amanat MUBES organisasi dengan adanya isu Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor adalah bukan Dirinya, dan tidak ada itu Srikandi MPC, Srikandi Pemuda Pancasila ada dibawah Naungan Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten/Kota Setempat, Anggota Srikandi sudah Pasti Anggota Pemuda Pancasila, Tapi Anggota Pemuda Pancasila belum tentu angota Srikandi.

“Organisasi Pemuda Pancasila adalah organisasi besar dan modern dan sudah seharusnya dikelola secara professional, bukan semau-maunya”, tegasnya. (Firdaus)

loading...