BOGOR TODAY – Melonjaknya kasus penyebaran Covid19 di Kota Bogor dan juga terbatasnya ruang di rumah sakit rujukan membuat Pemerintah Kota Bogor mencari alternatif untuk menampung pasien yang tak memiliki gejala atau orang OTG (orang tanpa gejala).

Dengan demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor berencana menggunakan gedung milik Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengungkapkan bahwa hal itu sudah disampaikan kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya. Namun, kata dia masih dalam perencanaan dan menunggu tindak lanjut melalui perjanjian kerjasama (PKS).

“Dari hasil kunjungan ke BNN Lido, secara fasilitas mereka sudah siap baik tempat tidur, air, listrik hingga fasilitas WiFi. Anggarannya nanti melalui Bantuan Tak Terduga (BTT) ada 122 tempat tidur yang disiapkan,” ungkap Retno, Jumat (4/9/2020).

Alternatif lainnya, sambung Retno Pemkot Bogor juga sudah membuka pembicaraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk ikut menempati Gedung Diklat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Kecamatan Kemang.

“Di Kemang Kemendagri sudah ditindak lanjuti, kebetulan kemarin ada visitasi dari Provinsi Jawa Barat. Andaikan kota (Pemkot) ingin menitipkan disana tinggal PKS antara wali kota dengan bupati,” katanya.

Retno menambahkan, Pemkot Bogor juga akan menambah petugas medis, yang nantinya bertugas di tempat isolasi seperti Lido BNN. Menurutnya, fasilitas di sana sebenarnya terbilang lengkap karena sudah memiliki klinik, dan juga terdapat perawat dan ambulans yang sudah disiagakan.

“Tetapi kita ingin menambah jumlah dokter, dan perawat. Kemudian nanti ada gaji dan insentif dari pemerintah daerah menggunakan anggaran BTT,” ujarnya.

Disamping itu, Pemkot Bogor juga memiliki kewajiban menyiapkan makanan dan catering untuk kebutuhan pasien di Lido BNN dan yang lebih penting soal pengolahan limbah karena harus infeksius. “Soal itu nanti dikelola oleh pihak ketiga,” katanya.

Retno juga menegaskan bahwa Pemkot Bogor juga bakal menempatkan secara khusus mobil ambulans yang digunakan untuk memindahkan pasien OTG ke Lido BNN.

Hanya saja, Pemkot Bogor belum merinci soal anggaran yang dibutuhkan. Namun, ia menyebut telah menghitung jumlah Rencana Kebutuhan Belanja (RKB).(Bambang Supriyadi).