NARKOBABOGOR TODAY – Kepolisian Resor Bogor Kota (Polresta) berhasil menangkap dua pelaku pengedar narkotika. Petugas berhasil mengamank­an barang bukti sebanyak 24 butir pil ekstasi dan 500 gram sabu-sabu.

“Berdasarkan perhitung kami 1 gram sabu bisa dikon­sumsi oleh lima orang, jadi setidaknya 2.500 jiwa bisa dis­elamatkan akibat dari sabu se­berat 500 gram,” kata Waka­polres Bogor Kota Kompol Irwansyah kepada wartawan di Mapolres Bogor Kota, Selasa (19/7/2016)

Awalnya petugas menang­kap R (28) pada Minggu (17/7/2016) sekitar pukul 00.15 WIB, dini hari di kontrakannya di Kampung Sawah Kelura­han Ceger, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dari tangan R petugas mengamankan 24 butir pil ekstasi.

Kemudian berdasarkan pengembangan, petugas ke­polisian kembali membekuk seorang perempuan penge­dar narkotika jenis sabu-sabu MUH (25), MUH ditangkap di pusat perbelanjaan di Jalan Boulevard, Tangerang, Bant­en, Minggu, (17/7/2016) sekitar pukul 17.30 WIB. Dari tangan pelaku, petugas mengamank­an barang bukti sebanyak lima klip plastik narkotika jenis sa­bu-sabu seberat kurang lebih 500 gram siap edar.

“Kedua pelaku ini ditang­kap di tempat berbeda. Awal­nya, penangkapan R ini atas dasar informasi dari masyara­kat karena R sering menjual narkotika jenis ekstasi,” kata Wakapolresta Kompol Irwan­syah di Mako Muslihat Polresta Bogor, Selasa (19/7/2016).

Atas dasar itu, kata dia petugas kepolisian langsung meringkus R dan didapat 24 butir pil ekstasi yang ada di dalam dompet R disimpan di dalam lemari yang dibeli dari RD yang masih dalam pencar­ian.

Sementara itu, Kasat Nar­koba Polres Bogor Kota AKP Andhika Fitransyah men­gatakan, untuk penangkapan MUH pengedar narkotika je­nis sabu-sabu ini merupakan pengembangan dari tersangka R yang terbukti memiliki 24 bu­tir pil Extasi, Sabtu (16/7/2016) lalu. “Penangkapan ini meru­pakan hasil pengembangan penangkapan pelaku sebelum­nya,” jelasnya.

Menurut dia, MUH dik­etahui merupakan warga Ser­pong Garden blok C 11 No 3, Cisauk, Tangerang Selatan. Dari pengembangan kasus penangkapan sebelumnya R, kemudian dilakukan pengeja­ran pelaku lainnya.

“Saat menangkap MUH tim langsung melakukan penyeli­dikan dengan cara observasi seputaran tempat target,” tu­tur dia.

Dia menceritakan bahwa, pihaknya berhasil membekuk pelaku dengan menggunakan teknik undercover buy, yakni dengan cara memesan barang tersebut kepada MUH serta menentukan tempat bertemu­nya.

“Pada saat pengintaian, kemudian tim melihat wanita yang mencurigakan dan ses­uai dengan ciri-ciri yang dic­eritakan pelaku sebelumnya,” jelas dia.

Saat itu, lanjut dia, R datang dengan membawa bingkisan yang diduga dalamnya berisi sabu-sabu, kemudian tim lang­sung melakukan pemeriksaan dan R pun digeledah.

“Saat penggeledahan dalam bingkisan itu ditemukan lima bungkus plastik klip berisi sa­bu-sabu dengan berat satu klip 100 gram,” ungkapnya.

Saat ini, kedua pelaku diba­wa ke Mako Polresta Bogor untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (Abdul Kadir Basalamah/ed:Mina)

loading...