BANDUNG TODAY – WaliKota Bandung Ridwan Kamil menampik kecolongan terkait masih adanya PSK yang melakukan kegiatan prostitusi di Saritem. Saat ini pihaknya tengah menyiapkan satgas khusus untuk benarbenar memberantas prostitusi di bekas lokalisasi yang ditutup pada 2007 lalu. “Gini ya, kalau urusan saritem kan udah bilang dari dulu, yang begini-begini mah selalu datang dan pergi. Dari pemkot akan konsisten terus-terusan lakukan razia. Tanpa banyak yang tau kita juga kan sedang merazia kost-kosan di seluruh Bandung untuk melawan prostitusi-prostitusi seperti ini,” ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Senin (25/5/2015). Untuk itu, lanjut Emil, pihaknya tengah menyiapkan satgas khusus lintas dimensi untuk melawan praktek prostitusi tidak pernah benar-benar hilang dari kawasan Saritem. “Kita sedang satgas khusus seperti satgas PKL. Kami merasa hal ini tidak hanya dilawan hanya oleh Satpol PP saja, tapi lebih komprehensif dengan melibatkan lintas dimensi,” terangnya. Lalu apa alasan penanganan Saritem harus melibatkan satgas khusus? “Kenapa dibentuk satgas, karena pelanggaran di sana itu lintas dimensi. Ada masalah pelanggaran sosialnya, dan lain sebagainya,” kata Emil. Selain itu, tak hanya para PSK dan mucikari yang akan diberantas, namun para pelanggan mereka pun akan diberikan sanksi. “Ada rencana menghukum para hidung belang juga seperti di Swedia. Jadi bukan hanya si PSK-nya, tetapi kepada para lelakinya juga,” tegasnya. Meskipun sulit, namun Emil mengaku optimis bisa menyelesaikan polemik Saritem yang meskipun sejak ditutup pada 2007, terbukti hingga saat ini masih beroperasi.

(Yuska Apitya/net)

loading...