BOGOR TODAY – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Endang Setyawati Thohari (EST) kembali melakukan kunjungan kerja ke dapilnya yaitu Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dalam kunjungannya itu, Endang Setyawati Thohari mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan MPR-DPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada masyarakat Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Endang Setyawati Thohari mengatakan, sosisialisasi 4 pilar itu sangat penting dan harus disampaikan kepada masyarakat, supaya masyarakat yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Bogor dapat mengetahui dan menghayati apa itu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Menurutnya, Bhineka Tunggal Ika atau keanekaragaman suku itu merupakan harga mati untuk Indonesia. “Dengan bersatunya warga dari berbagai suku, agama maka kita akan kuat. Rasa persatuan dan kesatuan harus dimulai dari tetangga sendiri, baru ke lingkungan yang lebih luas lagi,” kata Endang kepada Bogor Today.

Kemudian, tentang UUD 1945, khususnya di pasal 33 ayat 123 tentang ekonomi dan juga kekayaan alam Indonesia. “Jadi jangan sampai kekayaan alam kita ini menjadi milik asing, dan itu harus kita gali, kita kelola dengan baik. Nah, kesadaran dari masyarakat itu penting,” ujarnya.

Endang pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI dan juga kekayaan alam yang kita miliki. “Ini harus terus kita sosialisasikan, agar masyarakat betul-betul paham dan menghayatinya dengan baik dan benar,” terangnya.

Wanita kelahiran Cirebon itu juga menyampaikan bahwa kondisi di Indonesia saat ini sedang berperang melawan covid-19, sehingga masyarakat harus siaga dan tetap mematuhi himbauan pemerintah yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan nencuci tangan (3 M).

“Seperti kita ketahui bersama, wabah covid-19 sudah sangat mengkhawatirkan. Banyak korban yang meninggal dunia karena covid19. Untuk itu, saya mengajak kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Bogor untuk bersama-sama melawan covid dengan selalu menerapkan 3 M, yaitu mengjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan pakai sabun,” pungkasnya. (Heri)