kejaksaan-kota-(3)Forum Ormas Bogor Bersatu (FOBB) berencana mendatangi Kantor Kejari Bogor untuk meminta tindaklanjuti pelaporan terhadap Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, terkait intervensi lelang kontruksi di Unit Lelang Pengadaan (ULP).

Oleh : Rizky Dewantara
[email protected]

Koordinator FOBB, Benign­nu Agroebie, membantah jika pihaknya dituding menyelingkuhi perkara ini dengan serobot kekua­saan. Ia juga memastikan, pihaknya be­lum masuk angin. “ini murni pelaporan atas penyalahgunaan wewenang tidak ada unsur politik didalamnya,” akunya.

Benignnu menegaskan, pihaknya terus mendesak DPRD dan Kejari Bogor, untuk terus mengawal laporan yang telah diberikan kepada legislatif dan yudikatif tersebut. Dirinya juga mengatakan, jika laporan tersebut tidak gubris, maka pi­haknya akan mengerahkan massa untuk menggruduk Kejari Bogor.

Sementara itu, Ketua Komis A DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan, untuk perkara yang menimpa Wakil Wa­likota Bogor, Usmar Hariman, pihaknya menunggu hasil laporan dari Ketua Badan Musyawarah (Bamus), Untung maryono, yang belum memberikan surat hasil rapat kepada Komisi A. “Komisi A siap mengiku­ti hasil keputusan dari Bamus,” tegasnya.

Menurut Jenal, banyak isu ber­hembus ingin diadakannya rapat pari­purna demi melengserkan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, dengan interplasi dan angket. “Semua kembali ke sikap frak­si masing-masing,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Bo­gor, Sopian Ali Agam, mengatakan hal yang serupa, bahwa hasil rapat dari ba­mus belum memberikan surat kepada Komisi A dan C, untuk mengkaji dan me­nindaklanjuti hasil rapat tersebut.

“Semua masih menunggu komando dari pak ketua,” tandasnya.(*)

loading...