NEW DELHI TODAY Seekor gajah yang diberi nama Osama bin Laden oleh penduduk desa di India telah ditangkap. Satwa itu telah diburu besar-besaran oleh para petugas satwa liar setelah menginjak mati lima warga desa akhir Oktober lalu.

Gajah itu diberi nama Osama bin Laden—pendiri kelompok teroris al-Qaeda—karena di masa lalu juga mengamuk dan membunuh para warga desa di Negara Bagian Assam.

Pejabat kehutanan di India mengonfirmasi pada hari Senin bahwa gajah itu telah ditangkap oleh petugas satwa liar dalam perburuan besar-besaran.

Gajah “Osama bin Laden” telah dilacak selama berhari-hari di kawasan hutan menggunakan drone dan gajah jinak. “Dua anak panah ditembakkan oleh para ahli yang telah menidurkan gajah jantan,” kata seorang pejabat senior kehutanan kepada AFP, Beberapa hari yang lalu, tanpa disebutkan namanya.

“Sekarang pekerjaannya adalah untuk memindahkan gajah ke hutan di mana tidak ada tempat tinggal manusia di dekatnya,” lanjut pejabat tersebut.

Para pejabat meyakinkan bahwa kesejahteraan gajah dan kesejahteraan siapa pun yang tinggal di dekatnya akan diperhitungkan ketika memutuskan di mana akan memindahkan hewan itu setelah mengamuk 24 jam di distrik Goalpara akhir Oktober lalu. Amukannya telah menewaskan lima orang.

Pada 2006, pihak berwenang di India mengklaim telah membunuh seekor gajah “Osama bin Laden”, namun para kritikus berpendapat bahwa itu satwa yang dibunuh bukanlah gajah tersebut.

Angka yang dirilis pada bulan Juni menunjukkan bahwa hampir 2.300 orang telah dibunuh oleh gajah di India selama lima tahun terakhir. Angka-angka tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah gajah telah berkurang sebagian karena menurunnya habitat alami, yang mendorong mereka untuk bermigrasi ke daerah-daerah dengan populasi manusia yang lebih tinggi dan meningkatkan jumlah insiden fatal.

Di negara itu, gajah juga diracuni atau ditembak oleh penduduk setempat. Beberapa di antaranya juga tewas di rel kereta api atau pun di pagar listrik. (muti/pkl/net).

 

loading...