Untitled-2BANDUNG, TODAY – Dokter tim Persib, Raffi Ghani memastikan, Muhammad Taufiq sudah bisa ber­aktivitas seperti biasa. Ia mengaku penurunan kondisi Taufiq yang me­nyebabkannya jatuh pingsan pada pertandingan final Piala Bhayang­kara di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta disebabkan kelelahan akibat padatnya jadwal turnamen.

Saat laga final itu, Taufiq ditarik keluar oleh pelatih Dejan Antonic pada menit ke-70 setelah berben­turan dengan pemain asing, Arema Cronus, Srdan Lopicic.

“Taufiq sudah sehat. Kondisinya tidak seperti yang dibicarakan dan tidak perlu dikhawatirkan. Ia hanya kelelahan saja, sama seperti pemain lainnya. Hal ini karena bermain dalam tensi tinggi dan kadar gula dalam tubuhnya mengalami penu­runan,” kata Raffi Ghani kepada bola. com.

Lebih lanjut ia memastikan se­luruh pemain Persib, termasuk Mu­hammad Taufiq dalam keadaan se­hat dan siap memulai latihan pada Rabu (6/4/2016). Sebelumnya, Taufiq sempat jatuh pingsan usai pertand­ingan final Piala Bhayangkara mela­wan Arema Cronus di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (3/4/2016).

Raffi memastikan hampir semua pemain Persib saat ini dalam kondisi baik dan tidak mengalami gang­guan kesehatan yang berarti usai bentrok dengan Arema. Dengan be­gitu, semua pemain dipastikan bisa hadir pada latihan perdana, Rabu (6/4/2016), termasuk pemain anyar, Robertino Pugliara.

“Kondisi terakhir pemain dalam keadan baik. Kalau pun ada yang sakit, pasti sudah menghubungi saya untuk meminta obat. Jadi, besok kemungkinan besar semua pemain Persib akan mengikuti latihan,” ucap Rafi.

Sebelumnya, usai melakukan pemeriksaan ia menemukan ada luka memar di punggung Muham­mad Taufiq. Gelandang Persib ini sempat mendaparkan perawatan setelah pingsan usai pertandingan final Piala Bhayangkara melawan Arema Cronus di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (3/4/2016) lalu.

Rafi menduga, luka memar terse­but akibat sikutan pemain lawan. “Kita akan observasi dulu, hanya menang ada sedikit memar,” kata Raffi di laman resmi klub.

Taufiq pagi ini sudah terlihat bergabung dengan tim saat sara­pan pagi. Namun, dari raut wajah masih terlihat menahan sakit dan pucat.

seperti diketahui, Gelandang Persib Bandung, Muhammad Tau­fiq pingsan di ruang ganti usai laga final Piala Bhayangkara melawan Arema Cronus di Stadion Utama Gel­ora Bung Karno, Senayan, Minggu (3/4/2016).

Dalam laga yang berkesudahan dengan skor 0-2 untuk kemenangan Arema itu, Taufiq hanya bermain se­lama 70 menit. Dia digantikan oleh pemain muda Maung Bandung, Febri Hariyadi.

Namun, ketika pemain sudah bersiap untuk meninggalkan SUGBK, para ofisial Persib nampak panik. Mereka berlarian mencari ambulans ke arah luar stadion.

“Taufiq pingsan, mungkin karena gangguan pernapasan” kata salah satu ofisial ketika berjalan melewati mixed zone.

Sekitar 10 menit mendapatkan pertolongan dari dokter di ruang ganti, kemudian eks pemain Perseba­ya Surabaya itu dibawa keluar meng­gunakan tandu menuju ambulans. Berbaring di atas tandu, Taufiq mesti menggunakan selang oksigen. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dari kawasan SUGBK.

(Imam/net)

loading...