GUNUNGSINDUR TODAY – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gunung Sindur, Mulyadi menyebutkan bahwa Habib Bahar bin Smith ditempatkan di blok isolasi sejak dini hari tadi dikarenakan Bahar belum menjalani pemeriksaan kesehatan terkait virus Corona atau COVID-19.

“Sekarang Habib Bahar ditempatkan.di blok isolasi dan sendiri sejak pagi tadi, sekitar pukul 03.00 WIB, karena beliau belum di-rapid test,” ungkap Mulyadi Selasa (19/5/2020) sore.

Dia mengaku tidak tahu banyak mengenai penangkapan Habib Bahar. “Kami hanya dititipi saja, karena awalnya dari Lapas Cibinong,” ucap Mulyadi yang belum mengetahui soal batas waktu Bahar dititipkan di tempatnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi mengatakan saat akan ditangkap sempat terjadi percakapan dengan Habib.

Ia menerangkan, Habib sempat meminta untuk merokok. Benny menduga itu adalah upaya Habib Bahar mengulur waktu untuk mendatangkan lebih banyak massa. Saat percakapan itu terjadi, terlihat ada sejumlah orang di sekeliling Habib Bahar.

“Terkait kejadian dia mau ngerokok dulu, mau ketemu istri, mau ambil pakaian, itu modus mengulur waktu untuk mengumpulkan massa,” kata Benny.

Benny menduga permintaan merokok dan masuk ke tempat ibadah adalah jebakan. Dia menegaskan polisi tak terpancing.

“Prinsipnya ajak ngerokok itu, itu modus dia. Kan dia sengaja memancing polisi untuk masuk ke dalam, tempat ibadah, gitu. Jadi dijebak lah. Kita kan berseragam semua, kita nggak mau masuk ke tempat ibadah karena kita menghargai kan,” tutur Benny.

Polisi, dia menambahkan, mengedepankan langkah persuasif dalam penjemputan Habib Bahar. Polisi tak ingin ada gesekan. (Bambang Supriyadi)

loading...