Untitled-5BOGOR TODAY—Sudah se­pekan Lebaran dilewati umat muslim. Akan tetapi, harga barang sembako tidak juga turun. Para pedagang di Pasar Anyar dan Pasar Induk Wa­rung Jambu mengaku tidak akan menaikkan harga selama produsen belum mengirimkan barang.

“Harga masih stabil, artinya masih sama seperti Lebaran kemarin. Sebab stok di tempat kami masih stok sisa Lebaran ke­marin, produsen baru akan kir­im barang akhir pekan ini,” ung­kap Iman, pedagang sembako di Pasar Induk Warung Jambu.

Pasar Induk Warung Jambu mendapatkan urutan ketiga setelah Pasar Anyar dan Pasar Bogor yang akan dikirimkan barang sembako oleh produ­sen. Begitu pula dengan beras, tidak mengalami kenaikkan atau penurunan pasca Leba­ran di Pasar Induk Warung Jambu.

Hal serupa terjadi di Pasar Anyar. Rupanya, hal tersebut terjadi lantaran para produsen masih belum mengirimkan barang. “Kemungkinan produ­sen akan mengirimkan barang kembali minggu depan, jadi kami masih belum tahu apak­ah naik atau turun harganya. Masa saya belum terima harga baru sudah berani menaikkan harga,” kata Salim, pedagang Sembako di Pasar Anyar, ke­marin.

Salim memaparkan, kondi­si pasar pasca Lebaran sepi lantaran kebutuhan yang su­dah berbeda. Usai Lebaran, masyarakat akan dipusingkan dengan biaya sekolah anak. “Jadi, ya wajar sepi. Kebutu­han mereka saat ini ya pera­latan sekolah anak,” tutupnya. (Herza/Mgg/ed:Mina)

loading...