topas-super-ancam-taiwan-ratusan-warga-diungsikan-1rFPRBu6iTHONGKONG TODAY– Topan Nida menuju Hong Kong dan beberapa wilayah di China se­latan, menyebabkan puluhan penerbangan ditunda. Nida membawa angin dengan ke­cepatan hingga 150 kilometer per jam. Akhir pekan kemarin, topan tersebut menghantam Filipina.

“Ketika akhirnya tiba di sini, topan itu akan melam­bat dan makin lemah,” kata meteorologis Allison Chincair, Senin (1/8/2016).

Sebanyak 26 penerbangan yang dijadwalkan berangkat dari Hong Kong pada Selasa besok dibatalkan, menurut Bandara Internasional Hong Kong. Observatorium Hong Kong mengeluarkan perin­gatan topan tropis level ketiga pada Senin siang, membuat ditutupnya sekolah taman kanak-kanak, dan kelas berke­butuhan khusus. Perngatan ini akan dinaikkan hingga ke level delapan pada Senin malam. “Cuaca akan mem­buruk dengan cepat setelah matahari terbenam. Akan ada badai, hujan lebat dan gelom­bang tinggi laut. Wilayah ren­dah kemungkinan akan ban­jir,” kata Observatorium.

Pusat Meteorologi Nasi­onal China juga mengeluarkan peringatan kuning di provinsi bagian selatan, menurut kan­tor berita Xinhua.

Orang-orang di wilayah itu telah diinstruksikan me­nyetok kebutuhan haruan hingga tiga hari. Nida meng­hantam Filipina Sabtu kema­rin, membawa hujan hingga 287 milimeter di wilayah utara. Pihak berwenang siaga untuk menyalurkan bantuan bagi 31 ribu keluarga yang tadinya diperkirakan terke­na dampak topan. (Yuska Apitya/net)