CIBINONG, TODAY – Terlewat­nya 400 kepala keluarga (KK) di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang dari program listrik desa, ditampik Dinas En­ergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas ESDM, Ridwan Syamsudin menjelaskan, dae­rah yang memiliki listrik me­mang tersebar dan harus dibagi-bagi programnya. Saat ini, kata dia, masih ada sisa 34 ribu sam­bungan yang harus diselesaikan dalam dua tahun ke depan.

“Kalau tahun ini bisa 10 ribu sambungan baru, saya yakin di tahun 2018 nanti, target Bogor caang bisa tercapai. Ini akan kita genjot terus kok,” ujar Ridwan saat ditemui di Pendopo Bupati, Senin (7/3/2016).

Ia menambahkan, saat ini, rasio elektrifikasi Bumi Tegar Beriman telah mencapai 97,25 persen. Tahun ini, ada sekitar 26 kecamatan yang kebahian jatah listrik desa (lisdes) dengan anggaran mencapai Rp 16 miliar.

Kecamatan itu antara lain, Tanjungsari, Jonggol, Cariu, Suka­makmur, Klapanunggal, Babakan­madang, Kemang, Rancabungur, Ciseeng, Ciawi, Megamend­ung, Cisarua, Rumpin, Car­ingin, Taman­sari, Ciomas, Tenjolaya, Cibung­bulang, Ciam­p e a , Pami­jahan, Leu­wisadeng, Leuwiliang, Cigudeg, Jasinga, Sukajaya dan Tenjo.

“Memang kebanyakan di wilayah barat dan timur. Karena nanti kedepannya dua wilayah itu bakal jadi sentra pembangunan Ka­bupaten Bogor. Makanya, tahun ini kami fokuskan dulu disana. Karena sangat tersebar,” lanjutnya.

Ridwan melanjutkan, untuk di kawasan CIbinong Raya, ke­banyakan rumah warga bukan belum teraliri listrik. Namun, ada beberapa temuan yang menun­jukkan, dari satu meteran listrik, mengaliri lebih dari satu rumah.

“Nah, kalau yang seperti itu, jadinya kan terhitung satu meteran saja. Tapi sebenarnya rumahnya sudah ada listriknya. Bukan tidak berlistrik. Makanya, kami juga sosialisasikan supaya setiap rumah ada satu (meter­an),” tukasnya.

Saat ini, kata dia, dari 3,1 juta rumah, tinggal 34 ribu rumah yang masih dalam keadaan gelap. “Tapi itu tidak terkonsentrasi di satu titik ya. Tapi tersebar dengan jumlah berbeda. Kalau dikalku­lasi, jadi 34 ribu,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Ketenagalistrikan pada ESDM Kabupaten Bogor, Dede Arman­syah menjelaskan, rumah-rumah yang belum mendapat listrik ini sebagian besar berada di 10 Keca­matan seperti Jasinga, Nanggung, Cigudeg, Sukajaya, Tenjolaya dan Leuwiliang untuk kawasan Bogor Barat. Sementara Bogor Timur termasuk di wilayah Sukamak­mur dan Cariu.

“95 persennya disana dan sisanya kecil-kecil tersebar di se­luruh Kecamatan. Namun yang paling krusial itu ada di daerah pegunungan yang akses jalan­nya sulit,” ujar Dede, Jumat.

Pada April 2015 lalu, di Cibinong terdapat 60 rumah yang belum ter­listriki oleh PLN dan menumpang listrik kepada tetangganya.

Menurut Dede, jika mereka ma­suk dalam kategori keluarga miskin bisa mendapat program listrik desa yang telah dianggarkan untuk ta­hun 2015 sebesar Rp 9 miliar.

(Ri­shad Noviansyah)