JEDDAH TODAY – Mimpi Lionel Messi untuk memberikan gelar Piala Super Spanyol pada Barcelona ambyar sudah. Menurutnya kekalahan dari Atletico Madrid sangat menyakitkan.

Pada pertandingan di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (10/1/2020) dini hari, Barca harus rela kalah 2-3. Kekalahan tersebut sebenarnya bisa saja tak terjadi kalau dua gol Barca tak dianulir wasit.

“Itu menyakitkan karena itu adalah gelar dan kami ingin berada di final dan memenangkannya. Kami memainkan permainan yang bagus tetapi sayangnya kami tidak mendapatkan kemenangan,” kata Messi dilansir Foxsport.

“Kami masih bekerja dan berusaha untuk meningkatkan permainan. Sekarang kami akan memiliki lebih banyak hari untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Kami harus banyak memperbaiki dan meskipun kami belum melakukan permainan yang baik. Kami akan mencoba memulihkan permainan.”

Kekalahan itu akan menempatkan lebih banyak perhatian pada posisi pelatih Ernesto Valverde. Namun Messi menegaskan skuad harus tetap bersatu di belakang pelatih mereka. “Itu normal ketika ada kekalahan dan tujuannya tidak tercapai,” tambah Messi.

“Orang-orang melihat bahwa tim mereka tidak bermain seperti yang mereka inginkan, seperti yang kami inginkan, adalah normal bagi mereka untuk berbicara tetapi kami harus lebih dekat dari sebelumnya. Ini adalah situasi yang sulit karena kami kehilangan gelar yang kami inginkan tetapi kami memiliki untuk melihat ke depan,” pungkas Messi. Seperti yang dikutip oleh SINDO NEWS. (Mutiara/pkl/net).