Untitled-13CIBINONG, TODAY – Pemer­intah Kabupaten Bogor ber­sama Pemerintah Kabupaten Sukabumi sepakat memban­gun jalan penghubung antara Kecamatan Leuwiliang, Bogor menuju Kecamatan Kabandun­gan, Sukabumi atau Jalan Pasir Ipis-Garehong.

Menurut Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilita­si Jalan Jembatan (Bangreh) Di­nas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor, Asep Ruhiyat, jalan peng­hubung itu sudah ada, namun ditingkatkan untuk menunjang aktivitas warga.

“Jalannya sudah ada leb­arnya nanti juga ditingkatkan. Dari sekarang empat meter, jadi tujuh meter. Panjangnya 25 kilometer,” kata Asep ke­pada Bogor Today, Selasa (26/1/206).

Dari panjang itu, 15 kilo­meter merupakan milik Ka­bupaten Bogor dan sisanya kilometer di Sukabumi. “Kami berharap nantinya ada ban­tuan dari provinsi atau pusat,” katanya.

Untuk biaya, Asep mem­perkirakan dana yang diper­lukan mencapai Rp 30 miliar. “Makanya butuh bantuan dari luar APBD kita. Karena, jika di bangun, kalau mau ke Pelabu­han Ratu bisa menggunakan jalan itu. Ekonomi masyarakat juga terangkat,” lanjutnya.

Dihubungi terpisah, Camat Leuwiliang, Chairuka Judhyan­to mengungkapkan, pemban­gunan jalan itu sudah diajukan dalam Musyawarah Perenca­naan dan Pembangunan (Mus­renbang). Menurutnya, ada peningkatan satu kilometer jalan setiap tahun.

“Dari leuwiliang sampai Desa Purasari, yang sudah diaspal 2 kilometer. Saya sih berharap, jangan setiap tahun cuma ditingkatkan satu kilom­eter. Supaya mayarakat cepet menikmati jalan mulus,” ka­tanya singkat.

(Rishad Noviansyah)