CIBINONG TODAY – Penghitungan suara terus berlangsung, bahkan beberapa kecamatan sudah melakukan pleno di tingkat kecamatan dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sudah menyerahkan hasil pleno atau C1 ke KPUD Kabupaten Bogor.

Hasil pantauan di tingkat kecamatan, perolehan suara dua kubu yakni, pasangan Jaro Ade – Ingrid Kansil (JADI) dengan Ade Yasin – Iwan Setiawan (HADIST) saling kejar mengejar. Namun, Ade Yasin yang berdomisili di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, kalah suara oleh Jaro Ade. “Kami menang di kandangnya Ade Yasin,” ujar Ketua PK Golkar Kecamatan Cibinong, Udin Esap, Sabtu (30/6/2018).

Pria yang akrab disapa Bang Jalu ini menjelaskan, untuk perolehan suara di Kecamatan Sukahati, pasangan JADI mendapatkan suara sebanyak 4539 lebih unggul dari pasangan HADIST yang hanya memperoleh suara sebanyak 4432. “Perolehan suara kita lebih unggul 107 suara,” kata Bang Jalu.

Tidak hanya di Kelurahan Sukahati saja, beberapa keluraha di Kecamatan Cibinong yang notabene basis suara Ade Yasin, dimennagkan pasangan JADI. “Dari 13 kelurahan yang ada di Cibinong, kami kalah di tiga keluarahan saja yakni, Kelurahan Pondokrajeg, Pabuaran Mekar sama Kelurahan Nanggewer,” jelasnya.

Dari hasil pleno PPK Kecamatan Cibinong, perolehan suara lima pasangan calon wakil bupati dan bupati Bogor sebagai berikut. Pasangan nomor urut satu mendapat 15.562, pasangan nomor urut dua 49.153, pasabgan nomor urut tiga mendapat 55. 194 pasangan nomor urut empat mendapat suara 5.366 dan pasangan nomor urut lima mendapat 15.759. “Total suara keseluruhan sebanyak 147.537 dengan total suara sah sebanyak 141.034, suara tidak sah sebanyak 6.503,” bebernya.

Sementara itu, Jaro Ade tetap jadi juara di kandangnya sendiri. Hasil penghitungan akhir di Kecamatan Sukajaya, pasangan JADI unggul di angka 24.479, sedangkan pasangan HADIST hanya memperoleh suara sebanyak 8.747 suara. (Iman R Hakim)

2 KOMENTAR

Comments are closed.