LONDON TODAY – Anthony Joshua mendukung keputusan Tyson Fury untuk mengganti pelatihnya, Ben Davison, dengan menyarankan pesaingnya tersebut harus “mempercayai instingnya”. Joshua menyarankan Fury untuk mempercayai instingnya dengan belajar seperti saat dirinya mempertahankan Rob McCracken sebagai pelatih.

“Fury harus melakukan apa yang benar baginya. Keberhasilan Tyson adalah kesuksesan Ben. “Jika Fury merasa ini tepat untuknya, dia harus memercayai instingnya dan mengikutinya karena hanya dia yang (masuk ring),’’tuturnya.

Setelah kekalahan dari Andy Ruiz Jr di duel pertama pada 1 Juni lalu, Joshua banyak mendapatkan kritik dari pengamat tinju untuk mendepak McCracken. Namun, Joshua bergeming dengan keputusannya mempertahankan McCracken.

Hasilnya, setelah membenahi kekurangannya, Joshua yang dilatih McCracken mampu membalas dengan mengalahkan Ruiz Jr dalam duel ulang pada 7 Desember di Arab Saudi. Karena itu, Joshua menyarankan Fury mengganti pelatihnya sesuai dengan instingnya.

Fury pun memilih untuk berpisah dengan Ben Davison, yang telah mengentaskannya dari masa kelam dalam dua tahun terakhir. Dia kini dilatih Sugarhill Steward dalam persiapan menjelang duel ulang dengan juara dunia Kelas Berat WBC Deontay Wilder pada 22 Februari 2020.

“Tyson Fury harus melakukan apa yang benar untuk Tyson Fury karena hanya namanya yang disebutkan ketika diumumkan sebagai pemenang atau yang kalah. Sebagai seorang petarung, pertama dan terpenting, tidak masalah tentang orang lain.”

Joshua menegaskan dia tidak pernah mempertimbangkan untuk menggantikan McCracken, pelatihnya yang sudah lama melayani, setelah kehilangan gelar Kelas Berat dunianya untuk Ruiz Jr awal tahun ini. Mereka bukannya menambahkan pelatih tambahan dan sparring partner baru untuk persiapan mereka untuk pertarungan kedua.

“Saya harus memercayai insting saya. Saya menonton pertandingan Lennox Lewis – dia memiliki Emanuel Steward di sudutnya tetapi mereka masih hanya mengumumkan ‘Lennox Lewis’. Mereka tidak menyebut tim,’’ujarnya. Seperti yang dikutip oleh SINDO NEWS. (MUTIARA/PKL/NET).