9209BOGOR TODAY – Kondisi terminal bus Baranangsiang tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pasalnya, proyek revitalisasi yang telah mangkrak selama tiga tahun lebih tersebut masih belum mendapatkan kejelasan.

Kondisi terminal Baranang­siang saat ini pun sangat meng­khawatirkan, seperti kondisi jalan yang bolong, langit-langit yang hampir ambruk, sampah-sampah yang berceceran serta bau pesing mudah ditemukan di sana.

Keadaan ini tentu saja men­jadi hal yang memalukan bagi Pemkot Bogor, pasalnya sejak diberlangsungkannya penan­datanganan kontrak kerja sama dengan PT Pancakarya Gra­hatama Indonesia (PGI), belum ada perubahan yang berarti dari wajah terminal Baranangsiang yang berada tepat di pusat jan­tung Kota Bogor.

Kepala UPTD Terminal Ba­ranangsiang Kota Bogor Iwan Kurniawan mengatakan, ku­muhnya kondisi yang ada di Terminal Baranangsiang dikare­nakan Pemkot Bogor masih ter­kendala mencari lahan pemin­dahan terminal.

“Ini semua karena lahan un­tuk memindahkan terminal be­lum ditemukan, kemarin sem­pat berkembang kabar bahwa akan dipindahkan ke daerah Wangun dan Tanah Baru, tetapi sampai detik ini belum direalisa­sikan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Penolakan-penolakan juga sempat terjadi terkait dengan rencana Pemkot Bogor dalam membangun hotel dan mal di area tersebut.

“Ya memang kerap ada pe­nolakan dari warga, teknisnya yang lebih mengetahui tentu Walikota Bogor beserta jajaran­ya. Mungkin dengan menemu­kan tempat untuk merelokasi PKL di sini dan menemukan tempat untuk menampung para armada di sini akan lebih cepat menyelesaikan permasalahan mangkraknya pembangunan terminal di sini,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang mengatakan, terminal Baranan­gsiang merupakan bagian ter­penting dari Kota Bogor, tetapi saat ini Pemkot masih harus melakukan penyesuaian desain.

“Saya setuju pembangunan terminal Baranangsiang diper­cepat, tetapi desain baru yang diberikan oleh PT PGI seperti apa saya belum tahu,” tuturnya.

Seperti diketahui, revisi desain Terminal Baranangsiang Kota Bogor telah rampung dikerjakan PT PGI. Terakhir, Pemkot Bogor belum menyepakati desain ban­gunan yang diajukan PT PGI yang mencapai 17 lantai. Pasca direvisi, apakah terminal Baranangsiang Kota Bogor masuk dalam skala pri­oritas pembangunan Pemkot Bo­gor? Menarik untuk disimak. (Ab­dul Kadir Basalamah/ed:Mina)

loading...