Home Bogor Raya Kang Bima, Tempat Hiburan Kok Masih Buka?

Kang Bima, Tempat Hiburan Kok Masih Buka?

0
273

IMG-20160630-WA0011Kendati terdapat larangan agar Tempat Hiburan Malam (THM) tidak beroperasi selama bulan Ramadan. Namun, masih saja didapati arena billiard yang buka saat sore hingga malam hari.

Oleh : Patrick
[email protected]

Salah satunya, Billiard Pajajaran yang berlo­kasi di Jalan Raya Soleh Iskandar, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, tepatnya di putaran Sa­labenda.

Tempat billiard tersebut telah beroperasi sejak perten­gahan Ramadan, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan nyata yang dilakukan Pemer­intah Kota Bogor.

Seperti diketahui, di Kota Bogor, penutupan THM sudah diberlakukan sejak tiga hari sebelum bulan puasa dimu­lai. Penutupan sementara itu mengacu pada Keputusan Walikota Bogor Nomor 300- 45-145 Tahun 2016 tentang penutupan sementara tempat-tempat hiburan.

Tempat hiburan yang di­maksud, yakni pertunjukan musik yang diselenggarakan di hotel, mall, restoran/kafe, billiard, dingdong, tv games, dan permainan ketangkasan lainnya.

Adapun yang dilarang beroperasi juga, yakni Panti Pijat dan sejenisnya. Di Kota Bogor terdapat sejumlah panti pijat yang sudah beroperasi sejak sore hingga malam hari.

Menyikapi hal itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Fordinand mengaku belum mengetahui soal itu. Namun demikian, dirinya telah meminta petugas Kes­bangpol untuk mengecek THM tersebut.

“Ada mahasiswa yang su­dah melaporkan kepada kami. Dan kami akan cek. Bila me­mang benar buka maka akan kami tegur,” katanya kepada BOGOR TODAY.

Fordinand juga men­gatakan, dalam Keputusan Walikota jelas diatur, THM yang beroperasi di saat Ra­madan akan dikenakan sanksi pencabutan izin tempat usaha serta sanksi lainnya sesuai per­aturan Undang-undang.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi meminta agar Satpol PP segera ber­tindak menyikapi THM yang nekat beroperasi itu. “Sudah jelas tugas pokok dan fungsi Satpol PP adalah melakukan penegakan aturan. Tentu Satpol PP harus tindak ini, jangan diam saja,” geram­nya.

Wakil rakyat dari Fraksi PPP ini, juga meminta agar seluruh dinas terkait memper­ketat pengawasan terhadap THM selama Ramadan. “Jan­gan sampai bulan suci penuh berkah ini dinodai dengan tindakan-tindakan negatif dan asusila,” tegasnya. (Patrick/ ed:Mina)