BOGOR TODAY – Adanya kasus corona dan himbauan pemerintah untuk di rumah saja berdampak positif terhadap kasus kebakaran di Kota Bogor. Pasalnya, selama corona kasus kebakaran di Kota Bogor turun hampir 80 persen.

“Ya, sejak corona dan juga himbauan pemerintah untuk di rumah saja, kasus kebakaran di Kota Bogor Turun hampir 80 persen,” kata Marse kepada Bogor Today, Jumat (22/5/2020).

Marse menjelaskan kasus kebakaran ini terjadi akibat kelalaian masyarakat. Namun sejak ada himbauan untuk di rumah saja, maka masyarakat lebih siaga dan lebih peduli lagi terhadap lingkungannya sendiri, sehingga kasus kebakaran pun menurun.

“Sebelum corona, kasus kebakaran di Kota Bogor itu rata-rata setiap bulan 15 kali kejadian, tapi semenjak corona setiap bulan hanya 3 bahkan 2 kali saja, sehingga kasusnya turun hampir 80 persen,” jelasnya.

Apalagi, lanjut Marse, adanya larangan mudik lebaran di tahun ini tentu angka kasus kebakaran pun diprediksi semakin menurun. Sebab, banyak masyarakat yang tinggal dirumah.

“Artinya kondisi saat lebaran tahun ini kemudian harus dirumah saja ya praktis kita akan melihat situasi di rumah dan itu akan menekan terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Ia juga mengimbau, meski berada dirumah saja masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan, kemudian gunakan elektrik seperlunya. Selain itu, gunakan kompor gas di rumah dengan baik, perhatikan katupnya, perhatikan saklarnya.

“Apabila ada kebocoran segera dibuka atau dikeluarkan. Ya pasti karena kita sedang menghadapi Covid-19, tetap untuk dirumah saja jangan kemana-mana,” pungkasnya. (Heri)