BOGOR, Today – Kabupaten Bogor didapuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bowling Junior 2015 yang digelar di Bogor Bowling Center pada Selasa (15-22/9/2015) dengan mempertandingkan enam nomor diantaranya Single Putra Putri, Double Putra Putri, Mix Double, Trio Putra Putri, All Event Putra Putri, dan Master Putra Putri. Ketua Umum (Ketum) Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kabupaten Bogor, Joy Effendi Pendhita menerangkan bahwa Kejurnas tersebut terbuka untuk seluruh anggota PBI. “Tapi syaratnya mereka wajib menyelesaikan kewajiban keanggotaan dulu. Masing-masing Pengurus Daerah (Pengda) PBI berhak mengirimkan dua orang atlet,” katanya. Pria yang juga menjabat sebagai ketua panitia tersebut menjelaskan terkait format pertandingan. Untuk Single Putra, dan Putri event ini dimainkan sebanyak enam game, dengan perpindahan lane setelah menyelesaikan satu game blok. Pemenang ditentukan berdasarkan total pinfall tertinggi, setelah bermain enam game scratch, dan diselesaikan dalam satu hari. Untuk Double Putra dan Putri akan dimainkan sebanyak 2 x 6 game, dengan perpindahan lane setelah menyelesaikan satu game blok. Pemenang ditentukan berdasarkan total pinfall tertinggi tim setelah bermain 2 x 6 game scratch, dan diselesaikan dalam satu hari. Untuk Trio Putra, dan Putri akan dimainkan sebanyak 3 x 6 game, dengan perpindahan lane setelah menyelesaikan satu game blok. Pemenang ditentukan berdasarkan total pinfall tertinggi team setelah bermain 3 x 3 game scratch, dan diselesaikan dalam dua hari. Sementara itu, event All Event Putra, dan Putri pemenang ditentukan berdasarkan total pinfall tertinggi dari event single, double, dan trio setelah bermain 18 game scratch. Terkait pemain yang tidak masuk dalam tim, Joy Effendi mengatakan bahwa pemain tersebut bakal dimasukkan dalam make up team yang ditentukan oleh panitia. Nilai tetap diperhitungkan untuk all event, namun tidak dapat memenangkan even. “Jadi atlet itu tetap bermain,” lanjutnya. Sedangkan Mix Double diperuntukkan bagi pemain double Putra Putri yang bermain dalam make up tim tiap-tiap provinsi, diwajibkan dari tim yang sama dan tidak dibenarkan dari tim yang berbeda. “Tidak ada penambahan game dalam event ini, hanya medali. Minimal peserta adalah empat Provinsi,” tutup Joy.

(Adilla Prasetyo Wibowo)