PALEMBANG TODAY – Setelah lulus dari SMP, Bayu tidak berhenti untuk bermain futsal, bahkan Bayu mengikuti 2 club di sekolahnya. Club yang pertama itu bernama Musha Balayudha.

“Saya bergabung di club Musha Balayudha kurang lebih satu tahun, karna pas saya kelas 11 saya pindah club,” tutur Bayu

Di club Musha Balayudha, Bayu juga sering mengikuti berbagai lomba antar SMA di Palembang, dan diikuti oleh kurang lebih 32 SMA yang ada di Palembang.

“Setiap lomba juaranya itu ya random, kadang juara 1 atau juara 2 bahkan juga juara 3,” katanya.

Kalau setiap ada lomba latihannya 3 kali dalam satu minggu dan pelatih Musha Balayudha guru olahraga sekolahnya sendiri.

Kelas 11 Bayu pindah club ke Kepak O-zone karna ingin mencari pengalaman. Bayu dari SMP hingga sekarang tetap menjadi Anchor (pemain dengan karakter memiliki penguasaan bola yang baik)

“Saya di club Kepak O-zone sudah mengikuti liga, namanya AAFI Regional Palembang dan juga mengikuti lomba lomba yang lainnya,” ungkapnya.

Liganya dilaksanakan setiap minggu dan diikuti oleh 2 group itu, dalam 1 group terdiri dari 7 tim.

“Liganya dilaksanakan di Pinus Futsal tepatnya di Jalan Jogja II, Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan,” pungkasnya

Bayu menambahkan, persiapan Kepak O-zone untuk menghadapi liga tersebut, mengikuti latihan 3 kali dalam seminggu.

“Dan dari 9 pertandingan club Kepak O-zone tidak pernah kalah, bahkan sedang di puncak klasemen club,” pungkasnya. (Anata/PKL)