BOGOR TODAY – Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya mewujudkan jargon The City Of Sport And Tourism yang menjadi program unggulan Bupati Bogor, Ade Yasin meski gagal menjadi menjadi tuan rumah piala dunia U-20.

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bogor, Dedi Budi Sumardi menyebut jargon The City Of  Sport And Tourism bukan hanya dari sepakbola, namun bisa saja datang dari cabang olahraga (cabor) bulutangkis, Arung Jeram dan juga Beladiri yang dapat menjadi daya tarik untuk mendatangkan banyak keuntungan dari perhelatan event olahraga internasional jika digelar di Area Pakansari Sport Center, Cibinong,  Kabupaten Bogor.

Diakuinya, bahwa Desember 2020 mendatang Gelanggang Olah Raga (GOR) Laga Tangkas seharusnya menjadi venue Indonesia Super Series Badminton 2020 yang akan mendatangkan semua pebulutangkis top dunia dari berbagai negara. Namun karena adanya pandemi, giat tersebut urung digelar.

“Beberapa waktu lalu, Pengurus Pusat (PP) PBSI sudah melaksanakan survei dan mendatangi GOR Laga Tangkas yang akan jadi venue Indonesia Super Series 2020. Catatan dari PP PBSI, soal ruang ganti pemain,  tempat pemanasan dan  juga toilet yang harus di perbaiki,” terang Dedi, Kamis (6/8/2020).

Kondisi itu, sambung Dedi, mestinya harus jadi catatan  bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menata ulang semua venue yang ada agar dapat menggelar event berkelas Internasional.

Dengan begitu, pihaknya ingin mengajak PP PBSI untuk melakukan audiensi langsung dengan Bupati Bogor untuk menjelaskan beberapa program PP PBSI  terkait event internasional yang sudah layak digelar di GOR Laga Tangkas  Pakansari. (Bambang Supriyadi)