BOGOR TODAY – Dua kelompok remaja saling serang menggunakan senjata tajam yang sengaja mereka bawa. Kilatan clurit berukuran besar terpapar cahaya lampu jalan menambah suasana semakin mencekam.

Tak hanya kilatan senjata tajam, percikan api yang ditimbulkan dari sejumlah petasan yang digunakan untuk menyerang lawan tampak membuncah dipekatnya malam.

Tak ayal, beberapa pengendara roda dua maupun empat yang melintas di kawasan tersebut terpaksa menepikan kendaraannya karena untuk menghindari kebrutalan dua kelompok remaja yang tak diketahui identitasnya. Mereka hanya menonton. Tak ada yang berani membubarkan aksi itu.

Keterangan yang beredar, insiden tersebut diinformasikan terjadi pada Sabtu 26 September 2020 di kawasan Jalan Raya Cileungsi atau tepatnya di depan Agrowisata Taman Buah Mekarsari, Kabupaten Bogor.

Bahkan, aksi dua kelompok itu sempat diabadikan oleh seorang warga dalam bentuk video dan beredar luas di media sosial.

Ditelisik lebih dalam, Kapolsek Cileungsi,
AKP Benny Cahyadi melalui Kabag Humas Polresta Bogor, AKP Ita Puspitalena dengan tegas menginformasikan bahwa insiden tersebut terjadi satu tahun silam yang sengaja diposting oleh orang yang tak bertanggungjawab.

“Informasi dari Kapolsek Cileungsi sampai pukul 03.00 dini hari di depan Taman Buah Mekarsari tidak ada tawuran. Sudah di cek oleh anggotanya bahwa video itu terjadi satu tahun lalu,” tegas Ita, Minggu (26/9/2020).

Untuk diketahui video itu di posting akun Instagram @cetul22. Banyak kalangan netizen berpendapat, video tersebut merupakan video lanjutan sekelompok remaja yang viral dengan membawa senjata tajam di Arteri Cibubur pada Jumat lalu. (B. Supriyadi)