2279289JAKARTA TODAY– Wacana tentang kantor perwakilan KPK di daerah kembali mun­cul. KPK pun merespons positif hal tersebut meski tin­dak lanjutnya harus dibahas terlebih dahulu.

“Tentunya perlu mendis­kusikan hal itu di internal KPK,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfir­masi, Kamis (14/7/2016).

Wacana tersebut muncul selepas pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pelan­tikan Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri. Tujuannya agar penegakan hukum dapat dilakukan lebih maksimal di daerah.

“Menanggapi pidato kepala negara dikaitkan upaya men­gatasi mafia hukum termasuk di daerah,” ucap Saut.

Saat ini KPK memang ten­gah melakukan pembenahan denga prioritas 6 daerah yaitu Riau, Banten, Sumatera Utara, Papua, Papua Barat dan Aceh. Ketiga daerah pertama, be­berapa kali kepala daerahnya terjerat kasus korupsi. Semen­tara ketiga daerah terakhir ter­catat mempunyai dana otono­mi khusus yang cukup besar.

Saut menyebut kemungki­nan apabula KPK akan mem­buka kantor cabang maka di daerah tersebut. Namun dalam perkembangannya, hal tersebut bisa saja berubah.

Sebelumnya bantuan dari Jaksa Agung Muhammad Prase­tyo sempat ditawarkan. Korps Adhyaksa menawarkan kantor perwakilan di kejaksaan negeri di daerah-daerah. “Tawaran memakai kantor kejaksaan di daerah itu juga, karena KPK dan Kejaksaan serta Polri kan ada MoU untuk kerjasama,” kata Saut.(Yuska Apitya/dtk)

loading...