BTM-(8)BOGOR TODAY – Keterlam­batan ekspos hasil lab limbah Instalasi Saluran Air Limbah (IPAL) dan menumpuknya sampah milik Bogor Trade Mal (BTM), membuat DPRD Kota Bogor mulai bersikap. Komisi C berencana mengga­rap petinggi dua dinas yakni Badan Pengelolaan Lingkun­gan Hidup (BPLH) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor.

“Komisi C sudah memang­gil Senin kemarin, kami juga sudah meminta penjelasan dari BPLH dan DKP. Menu­rut kedua instansi tersebut, surat teguran pertama sudah dilayangkan dalam bentuk rekomendasi-rekomendasi dan sudah diberikan kepada pihak manajemen BTM,” ujar Anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Atmadja, kemarin.

Politikus Golkar itu me­nuturkan, keterlambatan ha­sil lab itu dikarenakan pihak Lab masih banyak yang men­gambil cuti lebaran. “Keter­lambatan hasil lab menurut BPLH itu dikarenakan saat mengajukan uji lab ada be­berapa karyawan IPB yang cuti lebaran,” ungkapnya.

Disinggung soal sidak kembali yang akan dilakukan oleh Komisi C DPRD Kota Bo­gor, pihaknya akan menjad­walkan ulang. “Kita progres segera,” tuturnya.

Terpisah, ditanya soal lam­bannya langkah pihak mana­jemen, Kepala BPLH Kota Bogor, Lilis Sukartini, men­gatakan pihaknya akan mem­beri tahu jika akan melakukan sidak kembali. “Iya, nanti saya kasih tau kalau hasilnya ke­luar, masih di Laboratorium IPB,” bebernya.

Lilis meminta awak media bersabar untuk kemajuan tin­dak lanjut yang sedang diker­jakan pihak manajemen BTM.

Soal perkara IPAL ini, Man­ager Marketing dan Komuni­kasi Mal BTM, Sharon Vebrilla, mengaku, pihaknya sudah memperbaiki saluran Pengelo­laan Air Limbah (IPAL). “Kalau soal kerusakan dan perbaikan sudah selesai tapi kemarin Dinas Lingkungan Hidup me­minta penambahan yang har­us dilakukan sesuai saran BLH sebelumnya,” kata dia.

(Guntur Eko Wicaksono)

loading...