BOGOR TODAY – Dengan mengenakan pakaian batik berwarna biru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim pagi tadi mengunjungi SDN Polisi 1 Kota Bogor yang terletak di Jalan Paledang, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Menteri termuda di kabinet kerja Jokowi itu pun tiba di SDN Polisi 1 Bogor sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, Nadiem disambut langsung Wali Kota Bogor Bima Arya dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Ritta Tresnayanti beserta keluarga besar SDN Polisi 1 Bogor.

Setelah itu, dirinya meninjau fasilitas kelengkapan yang ada di sekolah tersebut seperti jaringan internet, komputer dan lain sebagainya. Kemudian Nadiem menyapa siswa siswi menggunakan aplikasi zoom. Setelah itu, dilanjutkan diskusi dengan walikota dan guru-guru diruang kelas SDN Polisi 1.

Dalam diskusi itu, Nadiem meminta guru-guru untuk memberi masukan kepada pemerintah. “Yang ingin saya tanyakan tolong blak-blakan terbuka kepada saya dimana intervensi yang terpenting, yang diharapkan dari pemerintah pusat,” kata Nadiem saat membuka diskusi dihadapan guru-guru SDN Polisi 1 Bogor, Kamis (30/7/2020).

Selama pembelajaran jarak jauh (PJJ), lanjut Nadiem, pihaknya mendapat masukan mengenai pembelajaran pencapaian kurikulum, kemudian akses internet dan PIK.

“Saya selalu bertanya, pertama soal kurikulumnya dimana pada saat PSBB itu sangat sulit pencapaiannya dan kedua tentang belajar sistem daring yang membutuhkan data internet atau kouta, dan ketiga adalah kesulitan dalam aspek PIK;” tambahnya.

Terkait PJJ yang harus menggunakan data atau kouta internet yang selama ini dikeluhkan orang tua murid, kata Nadiem, itu bisa dianggarkan melalui dana BOS yang bersumber APBN. Menurutnya, ditengah covid19 ini dana BOS bisa dialokasikan untuk membeli kouta internet.

“Saat ini dana BOS bisa dialokasikan untuk memfasilitasi kouta internet, karena untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran jarak jauh atau daring. Jadi fleksibilitas ya bisa digunakan untuk pulsa atau kouta,” katanya.

Usai diskusi, Nadiem Makarim melanjutkan kunjungan kerjanya ke sejumlah sekolah lain di Kota Bogor, di antaranya SMP Regina Pacis, SMP Al-Ghazali dan SMP Muhammadiyah. (Heri)