BOGOR TODAY – Semenjak adanya covid-19 di Kota Bogor membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah ditiadakan dan diganti dengan sistem daring maupun luring. Akibatnya, kegiatan guru di sekolah tidak terlalu padat. Mereka pun memanfaatkan waktu dengan menata taman yang ada di sekolahnya, seperti halnya di SDN Pajajaran Kota Bogor.

Kepala SDN Pajajaran, Aang Nurdigalih mengatakan, penataan taman itu karena taman yang ada di sekolahnya sudah terlihat kumuh, sehingga perlu ada perbaikan.

“Taman itu memang sudah ada, tapi kita ingin percantik lagi, kita perbaiki mulai dari tata letak rumputnya hingga infrastrukturnya kita rapikan,” kata Aang, Selasa (1/9/2020).

Ia menuturkan, taman yang saat ini masih diperbaiki nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas belajar anak, seperti pojok baca dan lain sebagainya. Sedangkan untuk progresnya baru 80 persen. “Kalau untuk tempat duduknya udah kita buat dan kedepan akan dilengkapi fasilitas belajar lainnya, seperti sudut baca. Di taman itu juga udah kita siapkan tempat cuci tangan dan tempat sampah,” tuturnya.

Lanjut Aang, perbaikan taman yang ada di sekolahnya itu disambut baik oleh orang tua siswa dan juga warga sekitar. Bahkan, Ia mengaku dan tak menyangka taman yang diperbaikinya itu banyak masyarakat yang menilai seperti taman Ekspresi yang berada di Sempur Bogor.

“Ya, kata warga sekitar dan juga orang tua bahwa taman yang kita tata ini mirip taman ekspresi karena tata letaknya berundak seperti tangga dan kami pun cukup senang ya,” ucapnya.

Aang menambahkan, bahwa taman di sekolahnya memiliki banyak jenis tanaman, baik itu tanaman produktif maupun non produktif. “Jadi nanti kalau pemerintah sudah mengizinkan anak-anak belajar di sekolah, maka taman ini bisa dimanfaatkan untuk belajar di luar kelas atau tempat bermain anak,” pungkasnya. (Heri)