BOGOR TODAY – Mulai 13 Juli 2020, tiga stasiun Kereta Rel Listrik (KRL), yakni Stasiun Bogor, Cilebut, dan Cikarang, akan menjadi stasiun khusus yang melayani kartu multitrip (KMT). Tiga stasiun tersebut tidak melayani pembelian ataupun isi ulang Tiket Harian Berjaminan (THB).

Hal itu dikatakan Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2020).

“Layanan tiket di Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang hanya dapat menerima transaksi dengan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket dengan kode QR melalui Link Aja,” kata Anne.

Untuk sementara, sambung Anne, pemberlakuan stasiun khusus KMT hanya untuk setiap hari Senin.

“Tak menutup kemungkinan apabila berdasarkan hasil evaluasi berkala nantinya ketiga stasiun tersebut sudah siap untuk menjadi stasiun khusus KMT, maka akan diberlakukan setiap hari,” ujarnya.

Anne menyampaikan, penumpang pengguna THB tujuan Stasiun Bogor, Cilebut, atau Cikarang masih dapat keluar dari gate elektronik stasiun.

Saat ini, tersedia empat unit vending machine KMT di Stasiun Bogor dan satu unit vending machine di Stasiun Cikarang.

PT KCI akan menambah tiga loket portabel di area parkir Stasiun Bogor guna melayani pengembalian uang jaminan THB, isi ulang KMT, dan pembelian perdana KMT.

“Perdana KMT dijual dengan harga Rp 30.000 sudah termasuk saldo Rp 10.000. KMT juga memiliki masa garansi selama tujuh hari sejak pembelian,” ungkap Anne.

Sebelum mulai diberlakukan pada 13 Juli mendatang, petugas akan melakukan sosialisasi secara konsisten mengenai perubahan Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang menjadi stasiun khusus KMT.

Anne berharap transaksi non-tunai menggunakan KMT bisa meminimalisasi penyebaran Covid-19.

“Dengan memperbanyak transaksi non-tunai, akan mengurangi risiko terpapar Covid-19 dari uang yang sangat sering berpindah tangan,” katanya. (Bambang Supriyadi)