059472600_1439738077-2015-08-16T142302Z_1221228929_LR2EB8G13Y4ZY_RTRMADP_3_MOTORCYCLING-PRIXHasil buruk yang diraih pekan lalu tidak membuat Jorge Lorenzo pesimistis dengan peluangnya merebut gelar juara dunia.

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Pembalap dari tim Movi­star Yamaha itu masih yakin, sebab ia hanya berjarak 18 poin dari Valentino Rossi yang konsisten memimpin persaingan di papan klasemen.

Lorenzo berharap bisa memenangkan tiga balapan ter­sisa musim ini. Ambisinya kembali diuji pada akhir pekan nanti saat semua rider tampil di Sirkuit Phil­lip Island, Australia.

“Setelah balapan yang aneh di Motegi, saya terpaksa kehilangan beberapa poin. Sekarang kami berjarak 18 angka dengan Valen­tino Rossi. Bagi saya, itu cukup jauh. Namun saya akan berusaha total agar memenangkan semua balapan yang tersisa musim ini,” kata Lorenzo yang dilansir situs MotoGP.

Ia mengatakan punya kesem­patan bagus. Phillip Island men­jadi lintasan yang disukai, namun mungkin pembalap lain juga be­gitu.

“Di sini kami dituntut untuk pintar mengatur sepeda motor. Sebab kondisi cuaca bisa me­nyulitkan aksi para pembalap. Jadi kami harus siap dengan situasi apapun,” tegasnya.

Pada GP Australia 2013 lalu, Lorenzo sukses mengasapi Rossi yang finis di urutan ketiga. Na­mun sayang, hal serupa tak bisa ia lakukan setahun berikutnya. Lorenzo finis sebagai runner up dan Rossi mampu membalas kekalahannya dengan merebut podium tertinggi.

Rumus Lorenzo Geser Rossi

GP Australia 2015 di Sirkuit Phillip Island menandai balapan pertama di tiga seri tersisa musim ini. Menatap sisa balap 2015, rider Yamaha Movistar Jorge Lorenzo menjabarkan rencana mengudeta posisi puncak yang dipegang Val­entino Rossi.

Di Sirkuit Phillip Island, Lo­renzo terpaut 18 poin di belakang Rossi. Menurut pembalap Span­yol, jika berhasil memenangkan balapan akhir pekan ini, dirinya akan berpeluang besar menggeser The Doctor di puncak klasemen.

“Saya memang berjarak 18 poin di belakang Valentino, tapi saya akan mencoba dengan se­gala kemampuan. Jika saya bisa memenangkan semua balapan tersisa dan Vale membuat kesalah­an satu saja, saya bisa memenang­kan kejuaraan,” kata Lorenzo, di­kutip MotoGP.

“Phillip Island adalah sirkuit yang saya sukai. Selain pemandan­gan di sini luar biasa, saya punya hasil positif pada beberapa kali balapan di sini,» lanjutnya.

Secara matematis, gelar juara dunia tahun ini sudah menjadi milik pembalap Movistar Yamaha. Wajar apa bila Lorenzo dan Rossi begitu berambisi saling mengalah­kan di sisa balap musim ini. (*)