BOGOR TODAY – Salah satu desainer muda yang berhasil menembus kancah nasional hingga internasional adalah Angga Arisman Ananta. Desainer berbakat asal Kota Bogor ini, berhasil menorehkan namanya di berbagai event nasional dan internasional lewat kostum show rancangannya.

Meski baru empat tahun menggeluti bidang desainer, namun perjalanan karirnya terbilang cukup cepat dalam meraih kesuksesan. Sederetan penghargaan pun pernah diraihnya.

Pria yang telah lulus kuliah berjurusan public relation ini menceritakan, menjadi perancang kostum show bukanlah profesi yang dia sangka-sangka. Di tahun 2016, dirinya menekuni bidang koreografer atau pengarah gaya tari untuk Puteri Pariwisata 2015, Dikna Faradiba. Ketika itu, Dikna akan tampil di ajang Miss Tourism Internasional (MTI) 2016. Namun, dia belum memiliki kostum yang akan dipakai untuk show. Dari situ Dikna meminta bantuan Angga untuk dibuatkan kostum show.

“Karena saya hobi menggambar akhirnya saya coba buatkan rancangan kostum karnaval. Setelah jadi dan dipertunjukkan tidak disangka kostum buatan saya meraih juara kategori Best National Costume di ajang Miss Tourism Queen of The Year International tahun 2016 di Shanghai, China, yang diikuti 85 negara,” kata Angga yang mengaku belajar desainer dengan cara learning by doing atau otodidak.

Dari situ, sambung Angga, namanya mulai naik dan dikenal. Sejumlah penghargaan di bidang desain dan entertainment pun ia raih diantaranya Best Eco Dress Miss Eco International 2017 in Egypt, Best National Costume Miss World Beauty Queen 2017 in Korea, Finalist The Dance Icon Indonesia 2016, dan Koreografer Miss Tourism International Indonesia 2016.

Kelihaian merancang kostum membuat Angga menjadi produktif dalam menambah koleksi busananya yang khas dengan tehnik ukiran berkesan glamor berwarna emas dan silver. Dari itu, kostum karnaval hingga kostum tematik yang ia buat sering diminta untuk dipakai diberbagai event mancanegara seperti di Malaysia, Korea, China, Filipina, Mesir, Singapura, dan Polandia. Termasuk di Indonesia seperti event Puteri Indonesia Jawa Barat, Hari Jadi Bogor (HJB), Helaran, dan masih banyak lagi.

Ia mengakui, profesi desainer ternyata cukup menjanjikan dari sisi finacial maupun karir. Apalagi sekarang sudah banya event kostum show dan karnaval. Hal itu yang memicu munculnya desainer-desainer baru. Jadi, cukup pesat perkembangannya. Namun, di masa pandemi Covid sekarang ini, ia merasakan usahanya cukup terdampak dari sisi pemasukan karena banyaknya event yang di cancel dan ter-pending.

“Di samping mendesain kostum, untuk mengisi waktu luang dan mencari pemasukan karena tempat kerja saya juga masih libur, saya menyewakan kostum, melatih nari dan koreografer kepada beberapa talent. Ya, sambil ngisi waktu saya juga lagi iseng mendesain kostum Miss Corona,” ungkap Angga saat ditemui di kediamannya di daerah Bantarjati, Kota Bogor. (Adit)