BOGOR TODAY – Menjadi wakil rakyat tentu sebelumnya mereka harus mencari simpatik dan dukungan dari rakyatnya sendiri. Tapi, kebanyakan wakil rakyat ketika sudah duduk di parlemen selalu lupa kepada orang-orang yang sudah mendukungnya. Namun hal itu tak berlaku bagi Mardiyanto yang saat ini duduk di Komisi II DPRD Kota Bogor.

Politisi PKS itu, kini kembali menyapa warga yang dulu memilih dan mendukungnya ketika Ia mengikuti konstestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu. Bahkan, bukan hanya menyapa melainkan menyumbang satu ekor sapi kepada warga RW07, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Mardiyanto mengungkapkan, sumbangan yang diberikan ke warga Batutulis itu merupakan bentuk rasa syukur dan terima kasih karena mereka adalah orang-orang yang dulu mendukung dan memilihnya pada saat pileg 2019. Bukan itu saja, dirinya mengaku bahwa di lokasi ini merupakan basis sekaligus lumbung suara terbanyak.

Ia mengaku, tempat ini memiliki histori dan berkesan bagi dirinya. Sebab, ketika itu Batutulis dilanda puting beliung dan saat itulah Ia mulai mengenal warga dan juga para pengurus RT/RW di lokasi tersebut. Di sisi lain, lanjut Mardiyanto, disembelihnya hewan kurban miliknya di RW07 itu karena lokasinya strategis, aksesnya jalannya dekat dengan jalan utama.

“Alhamdulillah di Idul Adha tahun ini saya bisa memberi kontribusi menyumbangkan satu ekor sapi dengan bobot sekitar 600 kg. Saya cukup bahagia, karena dengan yang kita berikan ini mereka telihat guyub, gotong royong dan saling bantu satu sama lain,” ujarnya.

Mardiyanto menjelaskan, moment iduladha ini sebetulnya moment untuk semua, artinya bukan hanya untuk umat muslim saja tetapi non muslim juga bisa merasakannya, sehingga ini merupakan moment universal atau moment kemanusiaan. Bukan itu saja, moment iduladha juga untuk mengajarkan umat muslim dalam meneladani nabi Ibrahim, di mana ketika itu nabi Ibrahim mendapat cobaan untuk menyembelih anaknya yaitu nabi Ismail.

“Ketika itu nabi Ibrahim ikhlas menyembelih anaknya, namun dengan keikhlasan itu Allah menggantinya dengan seekor kambing. Jadi, di sini kita diajarkan untuk iklas dalam berkurban,” jelasnya.

Dia menambahkan, sapi yang disumbangkanya itu akan dibagikan ke 350 kepala keluarga dan juga masyarakat sekitar. (Heri)