MEGAMENDUNG TODAY – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor manfaatkan minat masyarakat nonton wayang golek untuk menyebarluaskan informasi pembangunan. Kegiatan penyebarluasan informasi melalui media tradisional wayang golek dan reog ini rutin dilakukan setiap tahun. Tahun ini perdana dilaksanakan di halaman kantor kecamatan Megamendung.

Menurut Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Diskominfo, Mimin Sumirat, selain untuk melestarikan seni budaya, pertunjukan wayang golek juga dianggap media yang efektif dalam melakukan diseminasi informasi. Mengingat masih tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan seni budaya tersebut.

“Daya tarik pertunjukan wayang golek dan reog masih tinggi bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Oleh karena itu kami masih menjadikannya media dalam menyebarluaskan informasi pembangunan terutama visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor, serta program Pancakarsa yang terus kami sosialisasikan kepada masyarakat,” terang Mimin.

Mimin berharap, melalui pertunjukan tersebut masyarakat dapat menerima informasi pembangunan Kabupaten Bogor dengan baik. Visi terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban yang ditopang oleh program Pancakarsa. Yaitu Karsa Bogor Cerdas, Karsa Bogor Sehat, Karsa Bogor Maju, Karsa Bogor Membangun dan Karsa Bogor Berkeadaban dapat tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.

Sementara itu, Camat Megamendung Hadijana menjelaskan, tahun ini kami berkesempatan menampilkan wayang golek yang digelar Diskominfo karena melihat animo masyarakat yang mencintai budaya dan kesenian Sunda. Selain warga di 12 desa yang ada di Kecamatan Megamendung, beberapa komunitas masyarakat hingga penyedia jasa proyek pembangunan Waduk Sukamahi dan Waduk Cipayung juga datang.

“Pemeritah Kecamatan Megamendung juga mensosialisasikan program kerja yang belum, akan, dan sudah dikerjakan. Diantaranya mensosialisasikan award pajak kendaraan bermotor karena angka Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) masih terbilang tinggi dan pelayanan administrasi terpadu kecamayan (Paten) online”, jelas Hadijana.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Megamendung juga menyerahkan secara simbolis kepada warga, KTP elektronik yang sudah rampung. Menurutnya, selain dihadiri oleh unsur Muspika kecamatan, diperkirakan jumlah masyarakat yang menonton ada 500 orang. Acara ini juga bagian dari pelestarian budaya dan kesenian khas Sunda. (Firdaus)

loading...