GADOG TODAY – Sejumlah rumah makan yang nekat beroperasi ditengah kebijakan
pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan tetap melayani dine in atau makan di tempat disegel Satpol PP Kabupaten Bogor, Selasa (26/5/2020).

Berdasarkan informasi, puluhan petugas gabungan yang terdiri dari, Satpol PP, polisi, dan TNI menelusuri Jalan Raya Puncak untuk mencari tempat makan atau restoran yang beroperasi.

Sebanyak 50-60 personel diturunkan dalam sidak ini. Sidak dilakukan untuk mencari tempat makan yang masih melayani dine in atau makan di tempat.

Ketika dilakukan pengecekan ke dalam restoran, Petugaspun mendapati piring dan gelas di meja makan. Petugas pun langsung melakukan penyegelan.

“Disegel sementara. Tadi dia membohongi kita pas masih di depan (restoran). Bilangnya nggak ada yang makan. Ternyata ada yang makan di belakang. Berarti nggak kooperatif kan,” kata Kasi Penegakan Satpol PP Kabupaten Bogor Agoes Boedi, di MM Juice, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Agoes menambahkan penyegelan hanya dilakukan di lokasi dine in. Namun rumah makan itu masih dapat melakukan operasionalnya. Kepada pelanggar, Satpol PP hanyanmemberikan sanksi denda administratif kepada restoran MM Juice.

“PSBB bukan penutupan, tapi pembatasan. Untuk depan kan dia masih boleh berusaha. Take away (delivery) masih boleh. Ini hanya tempat (makan) saja (yang disegel),” ucap dia.

Selain restoran MM Juice, tempat makan Sate H. Kadir 6 diberi teguran. Teguran diberikan karena melanggar hal serupa, yakni makan ditempat.

Selain memberikan penindakan, Satpol PP mengimbau pegawai tempat makan memakai masker dan hanya melayani delivery untuk pembeli. Petugas pun mengangkat kursi ke atas meja agar sistem makan di tempat ditiadakan.
(Bambang Supriyadi)