BOGOR TODAY- Pemilik Bogor FC Effendy Syahputra yakin timnya bakal ditukangi mantan Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri. Saat ini, dia masih perlu memastikan untuk tampil di kompetisi musim depan, di Liga 3 atau Liga 2.

Effendy mengatakan, pihaknya sudah mengajukan penawaran secara resmi kepada Indra Sjafri untuk menjadi pelatih Bogor FC. Dia juga menyebut ada kesamaan visi antara pihaknya dan Indra Sjafri dalam urusan pengelolaan sepak bola. “Lobi dan pendekatan sudah kami lakukan, tapi beliau kan masih terikat kontrak sampai 31 Desember dengan PSSI. Dia juga sudah menolak klub Liga 1 dan Liga 2, ini sudah kode loh,” ujar Effendy, Senin (18/12). “Kami akan melihat dalam beberapa pekan ke depan. Kalau jodoh, dia (Indra Sjafri) juga tidak sungkan melatih klub kasta bawah,” ujarnya menambahkan.

Indra Sjafri dipilih lantaran sebagai klub baru, Bogor FC butuh cara untuk bisa memperkenalkan diri kepada masyarakat luas. Selain itu, keberadaan Indra Sjafri juga diharapkan bisa membawa Bogor FC naik kelas ke Liga 1 dalam kurun waktu dua tahun ke depan. “Bogor FC ini brand baru, perlu gebrakan. Kalau tidak bedanya apa dengan klub lain? Beliau (Indra Sjafri) tidak perlu cari nama. Beliau perlu tantangan dan itu ada di kami, karena kami bukan klub main-main, kami ingin (dalam ) dua tahun bisa naik ke Liga 1,” Effendi menuturkan.

Effendy menjelaskan, awalnya dia memang ingin membawa klubnya langsung ke Liga 1 musim depan. Namun, berdasarkan beberapa pertimbangan hal itu diurungkan salah satunya lantaran tidak ingin disebut klub siluman di Liga 1 yang tiba-tiba muncul.

Terlebih, untuk mengakuisisi klub Liga 1 dibutuhkan dana yang cukup besar yang disebut Effendy mencapai US$2-3 juta atau setara dengan Rp28-42 miliar. Begitu juga rencana merger dengan Persikabo Bogor yang belum mendapatkan kejelasan. “Kami harus memastikan dulu kami ada di Liga 2 atau Liga 3 musim depan akhir bulan (Desember). Saat ini ada 3-4 klub Liga 3 yang menawarkan diri untuk Liga 3,” tukas Effendy menjelaskan. (Yuska Apitya/CNN)

loading...