Mentan-Amran-SulaimanJAKARTA TODAY– Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mencopot Direktur Jenderal Peternakan dan Kes­ehatan Hewan (PKH), Kemen­terian Pertanian (Kementan), Muladno.

Amran beralasan, penco­potan pejabat eselon I yang menangani masalah produksi di sektor peternakan men­yangkut evaluasi menyeluruh di kementerian yang dip­impinnya. “Evaluasi itu ber­laku pada seluruh lapisan. Anda juga kan dievaluasi sama atasannya? Kalau mau maju suatu sistem, itu evaluasinya harus,” kata Amran ditemui di sela-sela kunjungan kerjanya di Mojokerto, Jawa Timur, Ju­mat (15/7/2016).

Selanjutnya, Amran men­unjuk Sekretaris Jenderal Ke­mentan, Hari Priyono, seba­gai Plt Direktur Jenderal PKH menggantikan Muladno.

Terkait ini, Muladno men­gaku belum mengetahui ala­san pencopotannya tersebut. “Saya tidak mundur, tapi diberhentikan. Saya tidak tahu alasannya karena saya belum terima Keppresnya (Keputusan Presiden),” kata Muladno.

Muladno sendiri merupa­kan pejabat yang berasal dari hasil lelang jabatan di lingkun­gan Eselon I Kementan. Se­belumnya, pria asal Kediri ini merupakan dosen di Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pemberhentian Muladno terjadi di tengah polemik har­ga daging sapi. Pemerintah saat ini tengah mengupayakan harga daging sapi bisa turun di bawah Rp 80.000/kg, salah satunya dengan membuka keran impor daging sapi beku, jeroan, daging kerbau.

Selain itu, pemerintah ber­encana mengajukan revisi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan He­wan. Di Dalam UU ini menga­tur larangan impor sapi siap potong.(Yuska Apitya/dtk)

loading...