BOGOR TODAY – Bogor, kota hujan dengan beribu keindahan. Kota berhawa sejuk ini telah berkembang menjadi kawasan wisata dengan sederet pesona. Bukan hanya kawasan Puncak saja yang layak dikunjungi, masih ada puluhan tempat wisata di Bogor lainnya yang tak kalah menarik.

Dengan meluasnya penggunaan Instagram, para wisatawan lokal maupun mancanegara dapat mengetahui dengan banyak wisata di Bogor yang mungkin belum diketahui banyak pengunjung.

Sementara, beberapa diantaranya sudah menjadi destinasi wajib buat para pelancong dari generasi milenial.

Beberapa tahun kebelakang ini masyarakat di berbagai wilayah, tak terkecuali Bogor mulai menunjukan kreatifitasnya dengan menyuguhkan beragam hiasan, mulai dari lukisan mural 3 dimensi maupun mengelola wisata air yang ada di sekitar, dengan tujuan dapat menarik wisatawan dan mengangkat perekonomian masyarakat.

Seperti di kawasan Bantarjati Lebak, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sederet mural 3 dimensi terpampang di sepanjang tembok dengan tema berbeda.

Mulai dari superhero, pemandangan dan lain-lain. Selain mural juga terdapat fasilitas taman bermain, yakni Taman Khayalan yang cocok untuk berswafoto. Menariknya, di RT05/08, puluhan anak tangga yang terintregrasi dengan Kelurahan Bantarjati pun menjadi media bagi para pelukis untuk menumpahkan kreatifitasnya.

Cahyo Prio Nugroho selaku penggerak wilayah menerangkan dibuatnya taman tersebut berawal dari warga yang bercita-cita menginginkan adanya fasilitas untuk tempat bermain. Namun dikarenakan tidak adanya lahan kosong, dirinya bersama pengurus berinisiatif mengubah tanah hibah yang berada di pinggiran sungai Ciliwung dengan sumber dana dari swadaya masyarakat.

“Dulu ada lahan kosong itupun masih punya pribadi dan itu sering menjadikan kontroversi. Ada tanah hibah di pinggiran sungai Ciliwung yang sekarang kita namakan Taman Khayalan yang proses pengerjaannya sekitar tahun 2017 alhamdulilah sekarang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat murni swadaya ada beberapa pihak luar atau sponsor yang membantu,”kata Cahyo, seperti dikutip today tivi.

Setelah berkembang, ternyata bendungan (DAM) sungai Ciliwung yang menghadap ke Taman kahayalan tersebut roboh terbawa arus air, sehingga menghilangkan view atau instagramablenya.

Meski demikian, pihaknya lantas tak berdiam diri. Ia lalu membuat destinasi baru yang diciptakan dengan menggandeng beberapa pelukis yang tergabung dalam Dapur Pelukis Bogor (DPB) dengan konsep sunda seni mural 3 dimensi yakni tangga kahayangan.

Filosofinya, sambung Cahyo, kahayangan bisa menjadi dua arti, yang pertama kahayangan berarti menuju ke atas atau kesuksesan yang memang tangganya menanjak. Yang kedua kahayangan (bahasa sunda) bisa juga diartikan sebagai keinginan.

Meski proses pengerajaannya baru 40 persen, iaoptimis tangga yang terintregrasi dengan Kelurahan Bantarjati tersebut dapat menjadi destinasi wisata yang dapat mendongkrak prekonomian masyarakat sesuai dengan apa yang dicita-citakan menjadikan kampung bersih dan ekonomi mandiri.

“Sementara ini kan tidak ada penghasilan yang pasti, artinya kalau di derah lain seperti di Ciapus, kan ada toko sol sepatu atau pertanian, di sini kita tidak ada. Nah kita ingin mengubah image itu. Sehingga kedepannya Bantarjati terkenalnya ini (Tangga Kahayangan, Taman Impian dan Taman Kahayalan). Terkait itu juga berencana membuat koperasi, tapi itu masih proses jauh,” ujar pria berkacamata itu.

Untuk lebih melengkapi spot untuk berswafoto pengunjung, ia berencana kembali membangun taman bermain dengan nama Taman Impian yang berada di eks Instalasi Pengolahan Air Limbah
(IPAL).

“Ketika launching, kami akan memamerkan seni lukis dari pelukis lokal yang secara dasarnya mereka sudah pernah melakukan pameran tunggal yang bertaraf tingkat Provinsi. Kita akan mengangkat drajat seniman wilayah agar mereka ada tetap eksis,” tutupnya. (Bambang Supriyadi)