CIREBON TODAY – Berkunjung ke Cirebon, Jawa Barat, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi nasi jamblang. Kuliner khas Kota Udang ini sudah lama dikenal sejak zaman Belanda. Nasi yang dibungkus daun jati ini cukup identik sebagai makanan masyarakat pribumi pada saat itu.

Di Cirebon, nasi jamblang ini masih sangat mudah untuk ditemukan. Salah satunya bisa ditemukan di Warung Nasi Jamblang Bu Hj Lili di Jln Kabupaten Nomor 18-20. Lokasinya tidak jauh dari Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon.

Berbeda dengan warung nasi jamblang pada umumnya yang terkesan seadanya. Warung Nasi Jamblang Bu Hj Lili ini menyuguhkan konsep unik dan kekinian dengan konsep resto. Mengedepankan kenyamanan, warung nasi jamblang ini bisa membuat pelanggannya betah berlama-lama nongkrong di sana.

Nasi jamblang itu very traditional, bahkan sangat identik dengan rakyat jelata. Saya ingin jadikan nasi jamblang ini mendunia. Makan nasi jamblang juga bisa ditempat modern,” ujar pemilik Warung Nasi Jamblang Bu Hj. Lili, Arief Safari, saat ditemui, Jumat (15/11).

Warung nasi jamblang ini berdiri di atas tanah seluas 420 meter persegi. Bangunannya sendiri merupakan bekas rumah keluarga milik Bu Hj Lili yang saat ini dikelola oleh sang anak, Arief. Oleh Arief, garasi pada rumah ini disulap menjadi bagian utama warung. Keunikan warung nasi jamblang ini terletak pada desain ruangannya yang modern.

Berkonsep industrial, mayoritas furnitur dibuat menggunakan material metal dan kayu. Sementara pada bagian dinding terdapat pajangan yang terbuat dari gir. Menurut Arif, pajangan dinding ini menjadi salah satu daya tarik bagi pelanggan untuk berfoto karena sangat instagramable.

Selain itu, dinding juga dipenuhi lukisan mural bergambar daun jati yang menjadi ikon dari warung nasi jamblang ini. Selain nasi yang sudah dibungkus daun jati, di warung ini pelanggan bisa memilih nasi jamblang dengan sajian yang masih hangat.

Sama dengan nasi jamblang pada umumnya, nasi jamblang Bu Hj Lili dilengkapi aneka menu lauk mulai dari blakutak alias cumi hitam, tumis kerang, ikan asin, semur tahu, telur dan sambal merah. Sebagai pendamping nasi jamblang, warung ini menyediakan minuman segar terbuat dari daun kemangi dan lemon atau yang dinamakan dengan Kemon. Sambil menyantap sajian makanan dan minuman yang ada, pengunjung juga bisa menikmati jaringan wifi gratis.

Dari segi harga, Arief menjamin, nasi jamblang di warungnya jauh lebih murah dibandingkan nasi jamblang di warung-warung yang sudah terkenal lebih dulu. Satu porsinya, nasi jamblang Bu Hj Lili dijual mulai Rp 15.000 – Rp 20.000 tergantung menu lauk yang dipilih.

Seperti yang di kutip dari liputan6.com, Selain di warung fisik, nasi jamblang Bu Hj Lili juga sudah tersedia di sejumlah aplikasi layanan pesan antar. Warung Nasi Jamblang Bu Hj Lili buka setiap hari mulai pukul 06.00 pagi sampai 10 malam. (Selvi/PKL/net)

loading...