BOGOR TODAY – Belasan tempat usaha panti pijat di Kabupaten Bogor ditertibkan Satpol PP, Kabupaten Bogor lantaran nekat beroperasi di masa penerapan PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu (5/8/2020) malam. Alhasil, sejumlah pekerja yang didominasi kaum hawa pun turut diamankan.

Kepada pemilik usaha, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho meminta untuk segera dipulangkan ketempat asalnya yang mayoritas berdomisili diluar Kabupaten Bogor, serta memberi teguran keras kepada para pemilik usaha untuk tidak beroperasi disaat perpanjangan PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Sudah jelas, PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru diperpanjang. Untuk usaha panti pijat itu tidak boleh beroperasi dan juga tempat pijat ini disinyalir melakukan kegiatan pijat esek-esek,” tegas Agus Ridho.

Selain panti pijat, Agus juga menutup tempat hiburan malam (THM) karaoke di kawasan Perumahan Metland Transyogi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Agus menyebut, Satpol PP kabupaten Bogor, akan terus gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketempat-tempat usaha dalam upaya pengecekan izin sekaligus menertibkan tempat usaha yang belum boleh beroprasi pada saat masa PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru ini.

Sementara, Camat Cileungsi Zaenal Ashari mengatakan penutupan THM tersebut berawal atas dasar adanya laporan masyarakat bahwa masih terdapat tempat karaoke yang masih nekat beroperasi. Padahal Peraturan Bupati (perbup) sudah terbit terkait operasional tempat hiburan malam.

“Sementara ini baru ada tiga tempat hiburan yang ditutup oleh kami, karena untuk eksekutor itu adalah ranah Satpol PP. Jika nanti tetap nekat menjalankan operasionalnya maka akan kita laporkan untuk dilakukan penyegelan,” katanya. (Bambang Supriyadi)