Untitled-29Nissan beberapa waktu lalu merilis MPV Serena generasi ke lima, dengan fitur ProPilot. Sayang fitur canggih itu belum bisa didapatkan masyarakat Indonesia.

Oleh : Calviano Nathanael
[email protected]

General Manager Marketing Strategy PT Nissan Motor Indo­nesia Budi Nur Mukmin menje­laskan bahwa produk ini belum bisa diluncurkan di Indonesia karena infrastruktur yang belum memadai.

“ProPilot ini sebenarnya dia mem­butuhkan infrastruktur sendiri. kalau di kita kan relatif belum terlalu memadai,” ujar Budi.

Budi juga menjelaskan infrastrukur yang belum memadai tersebut, dikare­nakan sistem kerja fitur ProPilot ini ber­dasarkan sensor kamera terhadap mobil lain dan membaca marka jalan.

“ProPilot ini bekerja berdasarkan sensor dengan kamera ya, sensor terha­dap mobil di depannya dan juga mem­baca sensor marka jalan, jadi infrastruk­turnya harus cocok dengan sistem kerja tersebut,” ujarnya.

Maka bila infrastruktur di Indonesia sudah memadai Serena dengan fitur ProPilot ini dapat diluncurkan.

“Nah kalau sensor infrastruktur kita dapat terbaca dengan baik sebetulnya ProPilot ini bisa diadaptasi di Indone­sia,” tutur Budi.

Serena generasi kelima dengan Fitur ProPilot ini sudah dapat digunakan di Jepang, menurut Budi, karena Jepang memiliki infrastruktur yang me­madai.

“Di Jepang sudah bisa digunakan karena mereka infrastrukturnya lebih bagus dan memadai,” ujar Budi.

Jadi untuk pe­luncuran Nissan Serena generasi kelima dengan fitur ProPilot ini, Budi men­egaskan tidak dapat diluncurkan dalam waktu dekat ka­r e ­na berdasarkan alsan-alasan diatas tadi.

“Jadi Serena ProPilot ini fokusnya masih untuk pasar di Jepang. Karena yang tadi sudah saya jelaskan, dibutuhkan in­frastruktur yang memadai, khususnya mar­ka jalan, dan segala macam. Dan kalau ditanya untuk didatangkan ke Indonesia, tidak dalam waktu dekat,” jelas Budi. (NET)

 

loading...