angket-#rotate-dikitORGANISASI masyarakat (Ormas) di Kota Bogor mendukung Panitia Angket DPRD Kota Bogor memberikan rekomendasi pemakzulan terhadap Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman. Mereka mendesak panitia mini itu untuk terus menyelidiki intervensi lelang yang dilakukan Usmar Hariman. Diharapkan kasus ini rampung digarap oleh panitia kecil ini.

RIZKY DEWANTARA
[email protected]

Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Noery Firman, men­gaku prihatin melihat per­soalan lelang yang terjadi di kota hujan. Orang nomor satu pada AMS itu juga ikut berkomentar. “Saya sangat prihatin sekali dengan situasi dan kondisi Kota Bogor saat ini. Apalagi saya dengar disini sedang ramai masalah An­gket Wakil Walikota, Usmar Hariman,” ungkapnya.

Menurut Noery, keprihatinan­nya tersebut menjadi sebuah alasan mengapa ia datang ke Bogor dengan agenda Musdislub. “Ya salah satunya dengan mendengar adanya masalah Angket ini. Yang jelas saya mendukung untuk perangi hal yang menyalahguna­kan wewenang, apalagi berdampak ke­pada rakyat,” jelasnya.

Noery juga menegaskan, dirinya akan memerintahkan seluruh anggota AMS guna mengawal proses jalannya angket hingga tuntas, jangan sampai Panitia Angket DPRD Kota Bogor tidak menuntaskan masalah ini. “Sehubungan dengan hal ini (Angket, red), AMS pasti akan mengkawal sampai tuntas proses tersebut. Tujuannya, agar tidak ada oknum-oknum yang menyimpang untuk menggagal­kan proses tersebut,” imbaunya.

Meski demikian, Noery juga berpesan, para legislator harus bersikap objektif dalam menanga­ni angket. Pasalnya, kepercayaan rakyat tergantung dewan itu sendiri. “Artinya, kalau legislat­ifnya sendiri tidak bisa objektif dan profesional, maka rakyat juga tidak akan percaya lagi ter­hadap anggota dewan. Jangan sampai adanya hak angket ini lebih pada kepentingan sege­lintir orang,” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Fo­rum Ormas Bogor Bersatu, Be­ninnu Argobie, mengatakan, sepakat dengan pendapat Ket­ua Umum AMS Noeri Firman, bahwa masalah angket yang men­impa Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, harus dikawal hingga tuntas.

“Masyarakat Bogor terus mengikuti perkembangan yang dilakukan Panitia Angket DPRD Kota Bogor dalam me­nyelidiki kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Usmar Hari­man,” tegasnya. (*)